Skip to main content

TEKNOLOGI DAN GLOBALISASI

Foto: Tegnologi dan Globalisasi
??? APA SEBENARNYA TEGNOLOGI ITU...

Kecanggihan atau bisa disebut dengan kemudahan dalam meraih tujuan menjadi identitas yang tidak bisa dilepaskan dari tegnologi. Tegnologi dikembangkan dengan tujuan untuk mempermudah kebutuhan manusia dalam meraih kesejahteraan. Dalam arti tegnologi merupakan alat yang mempermudah hajat hidup masyarakat. Perkembangan teknologi memang tidak bisa dihindari dan akan terus berkembang sejauh mana bumi itu ada dan berputar.
??? SEJAUH MANA TEGNOLOGI ITU BERKEMBANG...

Perkembangan tegnologi dari tahun ketahun bisa dikatakan terus mengalami peningkatan yang begitu pesat, dimulai dari alat ketik hingga munculnya Computer, dari cangkul hingga tlaktor, dari koran ke radio kemudian televisi dan handphone. Bahkan akhir-akhir ini tegnologi mulai berkembang pesat didalam dunia maya melalui sebuah alat yang cukup mudah dan berbagai fitur menarik yang dirangkum dalam sebuah hp berkelas; BlackBerry, iphone, apple, android, samsung, dll. Yang mana dengan kecanggihan tersebut manusia begitu dimanjakan untuk mendapatkan informasi yang begiu gampang dan mudah.

Perkembangan tegnologi dapat ditinjau dari berbagai aspek baik aspek dalam berkomunikasi, industrialisasi dll. Diatas tersebut merupakan sisi dari aspek komunisasi dan informasi, yang memudahkan orang melakukan bisnis dengan kecanggihan alat tersebut. Tegnologi juga menunjang cara manusia dalam berproduksi. Ditemukannya mesin-mesin penghasil tekstil, listrik, bahan bakar migas merupakan sebuah kemajuan yang dahsyat dalam memenuhi sarana prasarana manusia sehari-hari. Bahkan baru-baru ini tegnologi berbaur energi turut mengalami perkembangan yang signifikan, dari alat yang dulunya digerakkan dengan batu bara kini dapat digerakkan dengan migas, dari migas dapat digerakkan dengan tenaga surya, namun baru-baru ini sebelum tegnologi berpindah kesurya banyak yang memprediksikan jika migas nanti telah langka maka uranium merupakan energi penggerak yang dijadikan solutif bagi lajunya perusahaan perusahaan besar.  Ya tenaga lukir nerupakan harapan bagi dunia-dunia maju yang sulit mengembangkan energinya dengan tenaga surya. Apapun itu tentu hal ini akan dapat terlihat jika kita diizinkan punya ilmu panjang. Amiiin.
??? APA HUBUNGAN TEGNOLOGI DENGAN GLOBALISASI...

Seiring dengan perkembangan tegnologi yang begitu dahsyat maka produksi berlebihpun tidak akan mampu dihendari oleh sebuah negara maju. Perlu kita ingat bahwa adanya globalisasi itu sendiri merupakan sebuah prinsip untuk mendorong terjadinya pasar bebas antar  negara ataupun antar benua. Dengan kata lain internasionalisme itu berlaku untuk tujuan mendunia. Namun tentu saja internasionalisme tersebut tidak akan mampu dihindari akan adanya bahaya yang menyeringai bagi negara-negara miskin dan bodoh akan SDM-nya. Maka tidak menutup kemungkinan adanya tegnologi ditunjang dengan adanya globalisasi akan menjadikan negara-negara miskin sebagai sasaran konsumeris bagi barang-barang yang dihasilkan oleh negara maju.

??? BAGAIMANA TEGNOLOGI ITU MENJADI ANCAMAN...
Pada awalnya negara-negara maju akan menjadikan wilayahnya sendiri sebagai sasaran pemasaran atas produk yang dihasilkan. Namun lama kelamaan produk yang dihasilkan tidak akan sebanding dengan jumlah konsumeris yang terlalu rendah. Apalagi jika perusahaan yang menghasilkan suatu barang tersebut tidak hanya satu produsen namun juga terdapat puluhan ratusan hingga ribuan pubrik yang berproduksi sama. Maka mau tidak mau mereka harus mengembangkan strategi pemasaran dengan membuka pasar baru ke wilayah maupun kenegara lain. Agar negara maju tetap stabil perekonomiannya maka, salah satu cara adalah upaya untuk mempengaruhi negara lain agar mau menerima masuknya barangyang dihasilkan olehnegara tersebut, maka impor ekspor pun berlaku bagi kedua negara yang bekerja sama. 
Upaya adanya impor ekspor sebenarnya sangat mempermudah bagi kedua negara karena biasanya kedua negara punya perjanjian yang sama-sama menguntungkan, namun apabila tidak berhati-hati dalam membuat kesepakatan, bisa jadi perjanjian tersebut hanya menguntungkan oknum-oknum pelaku atau pembuat kebiajkan. Maka dapat kita simpulkan bahaya yang pertama adalah dari segi aturan / hukum jika sebuah negara tidak jeli maka dia harus siap untuk menjadi negara konsumeris selamanya.
Kedua, masuknya barang asing dengan dibumbui adanya kebijakan-kebijakan yang dibuat secara bersama-sama oleh negara asian menjadi barang-barang dari berbagai negara diasia sangatlah mudah didapaykan dan bernilai murah. hal ini memang menguntungkan namun, lagi-lagi perusahaan yang belum mempunyai nama pasti akan kesulitan menjual barangnya dipasaran. Buktinya orang Indonesia dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari cenderung memilih merk luar negeri dari pada produk yang dihasilkan dari dalam negeri, baik itu pakaian, kendaraan, alat komunikasi, makanan, dll. Maka secara tidak langsung negara kita telah dibentuk menjadi negara yang menggandrungi hasil atau produk industri dari luar negeri. Ya... akibat dari semua itu tidak lain  tidak bukan adalah krisis moneter secara permanen akan terus disandang bagi negara kita. Segi perekonomian kita telah hancur, ekonomi kerakyatan yang sering kali i dengung-dengungkan hanya sebatas wacana dan mimpi belaka.
Ketiga, adanya globalisasi ditunjang lajunya tegnologi industialisasi menjadikan individu-invidu yang sempit apabila mereka terlarut menjebakkan diri sebagai seorang konsumeris, pragmatis, instan, dst. Anak bangsa yang seharusnya mampu diandalkan sebagai bakal ilmuan-ilmuan atau ahli dalam segala bidang kini harus dipertanyakan, sebab mereka telah dihadapkan dengan virus globalisasi melalui situs-situs internet virus koreaisme, americano, inggreisme, hampir semua budaya-budaya yang ada dibelahan dunia mampu dengan mudah diadopsi oleh anak negeri, sehingga mereka lupa akan tanggung jawab sebenarnya sebagai penyandang generasi penerus atas perubahan bangsa.
Keempat, adanya globalisasi kita hampir tidak bisa membedakan mana yang komunis, mana yang liberalis, mana yang atheis, mana yang nasionalis, dst, hampir semua ideologi-ideologi yang dianut oleh sebuah negara-negara besar itu tidak nampak di tataran pasar yang ada hanyalah ideologi kompetitif, siapa yang mampu mendominasi pasar maka dialah pemenang. tidak peduli kapitalis, imperalis, komunis, feodalis, dst. semuanya berebut tentang pasar.
Kelima. Dimana posisi NASIONALISME saat pasar telah mulai terbuka lebar dan siap menjadi penguasa tunggal dunia. Akankah nassionalisme tidak memiliki sistem pasar yang ssama-sama menguntungkan dan menunjang satu sama lain, yang sama-sama rasa sama bahagia, sama-sama sejahtera.

??? DAN APA SEHARUSNYA KITA LAKUKAN...
Pertama, mari menjadi penonton atas adanya neoliberal yang terjadi dinegara kita.
Kedua, mari menjadi kulinya bangsa-bangsa maju.
Ketiga, Mari kita siapkan mental untuk menjadi tikus yang mati didalam lumbung padi.
Sekian dan Terima kasih bagi yang mau membaca hingga tuntas.
by. Moch. Saichul Anwar (ATM: Aan Twox Marhaen) ??? APA SEBENARNYA TEGNOLOGI ITU...

Kecanggihan atau bisa disebut dengan kemudahan dalam meraih tujuan menjadi identitas yang tidak bisa dilepaskan dari tegnologi. Tegnologi dikembangkan dengan tujuan untuk mempermudah kebutuhan manusia dalam meraih kesejahteraan. Dalam arti tegnologi merupakan alat yang mempermudah hajat hidup masyarakat. Perkembangan teknologi memang tidak bisa dihindari dan akan terus berkembang sejauh mana bumi itu ada dan berputar.
??? SEJAUH MANA TEGNOLOGI ITU BERKEMBANG...

Perkembangan tegnologi dari tahun ketahun bisa dikatakan terus mengalami peningkatan yang begitu pesat, dimulai dari alat ketik hingga munculnya Computer, dari cangkul hingga tlaktor, dari koran ke radio kemudian televisi dan handphone. Bahkan akhir-akhir ini tegnologi mulai berkembang pesat didalam dunia maya melalui sebuah alat yang cukup mudah dan berbagai fitur menarik yang dirangkum dalam sebuah hp berkelas; BlackBerry, iphone, apple, android, samsung, dll. Yang mana dengan kecanggihan tersebut manusia begitu dimanjakan untuk mendapatkan informasi yang begiu gampang dan mudah.

Perkembangan tegnologi dapat ditinjau dari berbagai aspek baik aspek dalam berkomunikasi, industrialisasi dll. Diatas tersebut merupakan sisi dari aspek komunisasi dan informasi, yang memudahkan orang melakukan bisnis dengan kecanggihan alat tersebut. Tegnologi juga menunjang cara manusia dalam berproduksi. Ditemukannya mesin-mesin penghasil tekstil, listrik, bahan bakar migas merupakan sebuah kemajuan yang dahsyat dalam memenuhi sarana prasarana manusia sehari-hari. Bahkan baru-baru ini tegnologi berbaur energi turut mengalami perkembangan yang signifikan, dari alat yang dulunya digerakkan dengan batu bara kini dapat digerakkan dengan migas, dari migas dapat digerakkan dengan tenaga surya, namun baru-baru ini sebelum tegnologi berpindah kesurya banyak yang memprediksikan jika migas nanti telah langka maka uranium merupakan energi penggerak yang dijadikan solutif bagi lajunya perusahaan perusahaan besar. Ya tenaga lukir nerupakan harapan bagi dunia-dunia maju yang sulit mengembangkan energinya dengan tenaga surya. Apapun itu tentu hal ini akan dapat terlihat jika kita diizinkan punya ilmu panjang. Amiiin.
??? APA HUBUNGAN TEGNOLOGI DENGAN GLOBALISASI...

Seiring dengan perkembangan tegnologi yang begitu dahsyat maka produksi berlebihpun tidak akan mampu dihendari oleh sebuah negara maju. Perlu kita ingat bahwa adanya globalisasi itu sendiri merupakan sebuah prinsip untuk mendorong terjadinya pasar bebas antar negara ataupun antar benua. Dengan kata lain internasionalisme itu berlaku untuk tujuan mendunia. Namun tentu saja internasionalisme tersebut tidak akan mampu dihindari akan adanya bahaya yang menyeringai bagi negara-negara miskin dan bodoh akan SDM-nya. Maka tidak menutup kemungkinan adanya tegnologi ditunjang dengan adanya globalisasi akan menjadikan negara-negara miskin sebagai sasaran konsumeris bagi barang-barang yang dihasilkan oleh negara maju.

??? BAGAIMANA TEGNOLOGI ITU MENJADI ANCAMAN...
Pada awalnya negara-negara maju akan menjadikan wilayahnya sendiri sebagai sasaran pemasaran atas produk yang dihasilkan. Namun lama kelamaan produk yang dihasilkan tidak akan sebanding dengan jumlah konsumeris yang terlalu rendah. Apalagi jika perusahaan yang menghasilkan suatu barang tersebut tidak hanya satu produsen namun juga terdapat puluhan ratusan hingga ribuan pubrik yang berproduksi sama. Maka mau tidak mau mereka harus mengembangkan strategi pemasaran dengan membuka pasar baru ke wilayah maupun kenegara lain. Agar negara maju tetap stabil perekonomiannya maka, salah satu cara adalah upaya untuk mempengaruhi negara lain agar mau menerima masuknya barangyang dihasilkan olehnegara tersebut, maka impor ekspor pun berlaku bagi kedua negara yang bekerja sama.
Upaya adanya impor ekspor sebenarnya sangat mempermudah bagi kedua negara karena biasanya kedua negara punya perjanjian yang sama-sama menguntungkan, namun apabila tidak berhati-hati dalam membuat kesepakatan, bisa jadi perjanjian tersebut hanya menguntungkan oknum-oknum pelaku atau pembuat kebiajkan. Maka dapat kita simpulkan bahaya yang pertama adalah dari segi aturan / hukum jika sebuah negara tidak jeli maka dia harus siap untuk menjadi negara konsumeris selamanya.
Kedua, masuknya barang asing dengan dibumbui adanya kebijakan-kebijakan yang dibuat secara bersama-sama oleh negara asian menjadi barang-barang dari berbagai negara diasia sangatlah mudah didapaykan dan bernilai murah. hal ini memang menguntungkan namun, lagi-lagi perusahaan yang belum mempunyai nama pasti akan kesulitan menjual barangnya dipasaran. Buktinya orang Indonesia dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari cenderung memilih merk luar negeri dari pada produk yang dihasilkan dari dalam negeri, baik itu pakaian, kendaraan, alat komunikasi, makanan, dll. Maka secara tidak langsung negara kita telah dibentuk menjadi negara yang menggandrungi hasil atau produk industri dari luar negeri. Ya... akibat dari semua itu tidak lain tidak bukan adalah krisis moneter secara permanen akan terus disandang bagi negara kita. Segi perekonomian kita telah hancur, ekonomi kerakyatan yang sering kali i dengung-dengungkan hanya sebatas wacana dan mimpi belaka.
Ketiga, adanya globalisasi ditunjang lajunya tegnologi industialisasi menjadikan individu-invidu yang sempit apabila mereka terlarut menjebakkan diri sebagai seorang konsumeris, pragmatis, instan, dst. Anak bangsa yang seharusnya mampu diandalkan sebagai bakal ilmuan-ilmuan atau ahli dalam segala bidang kini harus dipertanyakan, sebab mereka telah dihadapkan dengan virus globalisasi melalui situs-situs internet virus koreaisme, americano, inggreisme, hampir semua budaya-budaya yang ada dibelahan dunia mampu dengan mudah diadopsi oleh anak negeri, sehingga mereka lupa akan tanggung jawab sebenarnya sebagai penyandang generasi penerus atas perubahan bangsa.
Keempat, adanya globalisasi kita hampir tidak bisa membedakan mana yang komunis, mana yang liberalis, mana yang atheis, mana yang nasionalis, dst, hampir semua ideologi-ideologi yang dianut oleh sebuah negara-negara besar itu tidak nampak di tataran pasar yang ada hanyalah ideologi kompetitif, siapa yang mampu mendominasi pasar maka dialah pemenang. tidak peduli kapitalis, imperalis, komunis, feodalis, dst. semuanya berebut tentang pasar.
Kelima. Dimana posisi NASIONALISME saat pasar telah mulai terbuka lebar dan siap menjadi penguasa tunggal dunia. Akankah nassionalisme tidak memiliki sistem pasar yang ssama-sama menguntungkan dan menunjang satu sama lain, yang sama-sama rasa sama bahagia, sama-sama sejahtera.

??? DAN APA SEHARUSNYA KITA LAKUKAN...
Pertama, mari menjadi penonton atas adanya neoliberal yang terjadi dinegara kita.
Kedua, mari menjadi kulinya bangsa-bangsa maju.
Ketiga, Mari kita siapkan mental untuk menjadi tikus yang mati didalam lumbung padi.
Sekian dan Terima kasih bagi yang mau membaca hingga tuntas.

Comments

Popular posts from this blog

Punakawan ( Semar, Gareng, Bagong, Petruk )

Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. ya....merekalah Semar, Gareng Petruk, Bagong.
Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.
Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

Semar ( Sang Bapak )

Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. …

Tuhan Terlalu Cepat Semua ...* 10 - 02 - 2010

Tuhan terlalu cepat Kau panggil dia, seorang yang selalu ada untuk q, seorang yang gag pernah membuat q bersedih, seorang sahabat yang dewasa dan selalu bisa mengerti keadaan q.
rasanya baru kemarin aq bercanda denganmu kawan, baru beberapa hari yang lalu rasanya aq dengar suaramu, tapi semua itu gag kan lagi q temui di dunia ini.
kawan, kini kau telah tiada lagi di dunia ini, aq rindu tawa mu kawan, aq rindu nasihatmu.

Semoga kau mendapat tempat terindah disisi-Nya.
hanya mengingat kenangan indah bersamamu yang mampu q lakukan, bersama tetesan air mata yang gag pernah terlewatkan saat aq mengenang masa masa bersamamu.
selamat jalan sobat q, semoga damai hidup keduamu disana,,,

Kawanku, ingin rasanya kutaburi bunga di tempat peristirahatanmu
Tapi apalah daya kawan, jarak inilah yang membuat anganku itu tertunda..
dan hanya doa yang bisa kupanjatkan pada-Nya….

Kawanku, kini saatnya aku bertanya pada Tuhanku,
Kenapa orang baik sepertimu begitu cepat meniggalkan keramaian hidup?
Apakah …

Cerita Dibalik Lagu WILLy Babeh Iwan Fals

Lagu ini memang sering saya putar akhir-akhir ini, bertahun-tahun mendengar lagu ini baru kali ini saya mencermati liriknya. Sempat bertanya-tanya siapa willy yang dimaksud dalam lagu ini. Apa hubungannya dengan, anjing liar, kuda binal dan mata elang??
Setelah coba nanya di beberapa forum terjawab sudah rasa penasaranku.
Willy adalah nama panggilan untuk penyair terkenal Indonesia Willibrordus Surendra Broto Rendra yang lebih kita kenal dengan WS. Rendra. Dalam lagu ini Iwan Fals seperti kehilangan figur seorang Rendra. Ia bertanya dimanakah gerangan dirinya yang dulu, dimana lantang suaranya.
Pada masa itu, Rendra sedang mengasingkan diri entah dimana sebab dikabarkan dia mendapat ancaman dari pemerintah untuk menghentikan membuat karya puisi yang menyindir pemerintah saat itu. Rendra adalah sahabat Iwan Fals, wajar bila Iwan merasa kehilangan seorang yang sejalan pemikiran dengannya walau lewat media yang berbeda.
Sebenarnya W.S. Rendra sendiri bergelar Burung Merak namun Iwan Fals…