Skip to main content

Suara Hati Slanker Menjelang HUT 31 Slank

Siapa siih yang nggak kenal slank?? Band papan atas yang satu ini memang punya ciri khas tersendiri slenge'an apa adanya sederhana.
yaa memang itu yang saya kagumi dari slank. Mungkin bukan hanya saya, semua slanker di tata surya ini juga mengagumi slank karena prinsip itu. Sejak SMP saya sangat mengidolakan slank bahkan sampai saat ini pun jiwa slanker saya masih begitu melekat meski akhir-akhir ini banyak dari slanker yang mencerca slank gara-gara slank terjun kedunia politik.
Bahkan banyak slanker yang terang-terangan menghujat slank di media sosial atau forum-forum dunia maya.
saya rasa itu wujud kekecewaan mereka terhadap slank.
Saya pribadi juga kecewa dengan slank kemana slank yang dulu??
slank yang kritis.. slank yang selalu mengkritik pemerintah?!

Yang saya sesalkan dari Slank sepeninggal Pay dkk adalah, kenapa yang berubah tidak hanya warna musiknya tapi juga kwalitas musiknya. Lagu ciptaan mereka sudah sangat jauh berubah kwalitasnya dari lagu-lagu ciptaan mereka sebelum Pay hengkang dari group itu. Coba anda simak lagu-lagu Slank dari albumnya yang terdahulu dan bandingkan dengan lagu-lagu ciptaannya yang ada sekarang. Sudah sangat jauh berbeda. Inilah yang memicu kekecewaan saya terhadap slank.
Sepertinya Slank sudah sangat terlena oleh kehebatan para fansnya yang sangat setia tetap mendukung mereka walau mereka tahu mereka sudah tidak mampu lagi menciptakan lagu-lagu yang luar biasa seperti dulu.
Simak saja lagu-lagu Slank sejak album keenam hingga sekarang. Slank tidak lagi mampu menciptakan satu lagu yang dapat dianggap sebagai lagu abadi oleh para Slankers atau oleh anak muda yang bukan menyatakan diri sebagai Slankers. Slank bahkan sudah kehilangan jatidirinya yang dulu. Tema lagunya tidak lagi luas,  tak ada lagi Lagu yang bertemakan kritik pedas terhadap orang-orang yang tidak menghargai gaya hidup slengean, seperti lagu"mawar merah, terlalu manis, anyer 10 maret, kampungan dll"
Apa yang sebenarnya terjadi terhadap Slank saat ini? Sadarkah mereka bahwa mereka telah ditinggalkan oleh bakat luar biasa yang dulu mereka miliki?

Kami slanker sangat berharap kalian kembali menjadi slank yang dulu. Slank yang anti politik.. slank yang kritis. Melek politik boleh-boleh saja tapi tak perlu terlalu dalam masuk kedalamnya, sampai ikut kampanye dan sebagainya. Ingat kalian punya berjuta fans di luar sana, jangan buat kami kecewa.

Comments

Popular posts from this blog

Punakawan ( Semar, Gareng, Bagong, Petruk )

Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. ya....merekalah Semar, Gareng Petruk, Bagong.
Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.
Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

Semar ( Sang Bapak )

Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. …

Cerita Dibalik Lagu WILLy Babeh Iwan Fals

Lagu ini memang sering saya putar akhir-akhir ini, bertahun-tahun mendengar lagu ini baru kali ini saya mencermati liriknya. Sempat bertanya-tanya siapa willy yang dimaksud dalam lagu ini. Apa hubungannya dengan, anjing liar, kuda binal dan mata elang??
Setelah coba nanya di beberapa forum terjawab sudah rasa penasaranku.
Willy adalah nama panggilan untuk penyair terkenal Indonesia Willibrordus Surendra Broto Rendra yang lebih kita kenal dengan WS. Rendra. Dalam lagu ini Iwan Fals seperti kehilangan figur seorang Rendra. Ia bertanya dimanakah gerangan dirinya yang dulu, dimana lantang suaranya.
Pada masa itu, Rendra sedang mengasingkan diri entah dimana sebab dikabarkan dia mendapat ancaman dari pemerintah untuk menghentikan membuat karya puisi yang menyindir pemerintah saat itu. Rendra adalah sahabat Iwan Fals, wajar bila Iwan merasa kehilangan seorang yang sejalan pemikiran dengannya walau lewat media yang berbeda.
Sebenarnya W.S. Rendra sendiri bergelar Burung Merak namun Iwan Fals…

Ikat Pinggang Tali Sepatu ( Shoelace Belt )

Selamat malam berroo.. Bay nde wei seumpama sampean lihat orang atau anak muda pakai ikat pinggang tali sepatu, apa yang anda pikirkan??
Mungkin banyak orang mengira mereka itu orang nggak jelas atau sempel mingkin. Jangan salah..
Mereka yang melakukan hal ini adalah kelompok skateboarder, alasan mereka melakukannya adalah bukan karena fashion, melainkan lebih sesuatu yang fungsional dan alasan yang rasional serta fungsi fashion.
Termasuk saya juga, bukan karena ingin dibilang anak skate atau hardcore Family. Saya pribadi penggila Iwan Fals dan Slank jadi sering menghadiri konser-konser mereka di luar kota. Pengalaman saya setiap memasuki area konser selalu dilakukan pemeriksaan, tak jarang ikat pinggang pun disita sementara. Nah dari pengalaman ini saya tidak sengaja lihat foto teman-teman di facebook menggunakan tali sepatu sebagai ikat pinggang. Saya coba browsing ternyata subkultural ini memang sudah lama ada.
Mereka menggunakan tali sepatu sebagai ikat pinggang lebih karena fakt…