Skip to main content

Batu Semar Ikon Baru Kota Bojonegoro

Batu besar yang diperkirakan seberat 80 ton ini diambil dari kawasan hutan Dusun Sukun, Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang. Yang berjarak sekitar 40 km dari alun-alun Bojonegoro.
Batu ini rencananya akan dijadikan prasasti di alun-alun Bojonegoro.
Batu tersebut akan dijadikan sebagai taman prestasi atas diraihnya beberapa penghargaan oleh Kabupaten Bojonegoro sehingga bisa memberikan inspirasi kepada anak-anak sekaligus berimajinasi bahwa mereka juga harus kokoh seperti Batu semar terhadap cita-citanya.

Banyak yang menyebut batu ini "BATU SEMAR" entah karena bentuknya yang mirip semar atau karena mitos saya pribadi kurang tahu, karena memang belum ada pihak yang tahu cerita batu tersebut Tapi menurut seorang warga desa Sambongrejo batu tersebut bukan batu semar, beliau menyebutnya dengan nama "BATU BELUK"

Pengambilan batu ini tak mudah diperlukan waktu hampir satu bulan mulai dari pengangkatan dari tempat asal sampai tiba di alun-alun Bojonegoro. pengangkutan batu raksasa seberat 80 ton tersebut tidak mudah. Selain harus mengerahkan enam alat berat, yakni dua crane, dua truk trailer, dan dua backhoe, perjalanan waktu menghabiskan waktu tiga hari lantaran truk trailer hanya mampu berjalan merayap 10 km/ jam. Yang mengejutkan, dalam perjalanan truk trailer dari lokasi batu di Desa Sambongrejo, menuju alun-alun kota di depan kantor pemkab, pekerja harus mengganti kampas kopling truk sebanyak tiga kali. Karena harus melewati beberapa kali jalanan menanjak.

Batu raksasa dengan tinggi 3,8 meter tersebut tiba di Alun-Alun Bojonegoro, Rabu (7/1/2015) sekitar pukul 06.30 WIB. Tampak ratusan penduduk bojonegoro memadati sekitar alun-alun untuk menyaksikan peletakan batu tersebut. Sore sekitar pukul 16.00 WIB batu tersebut baru selesai diletakkan setelah mengerahkan dua crane dan satu backhoe.

Ini merupakan ikon baru Kota kita. Semoga tetap terjaga keasliannya, tetap bersih seperti pertama kali diletakkan dan semoga tidak menjadi sarana baru muda mudi untuk memadu kasih. Banyak dana yang keluar untuk prasasti ini, jangan sampai tangan-tangan jahil menodai prasasti ini dengan berbagai tulisan yang kurang nyaman disaksikan mata. Salam Bojonegoro matoh

Comments

Sangat berkesan sekali kunjungan saya kali ini ke blog Anda, jangan lupa kunjungan baliknya ya gan?? :D

Popular posts from this blog

Punakawan ( Semar, Gareng, Bagong, Petruk )

Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. ya....merekalah Semar, Gareng Petruk, Bagong.
Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.
Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

Semar ( Sang Bapak )

Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. …

Cerita Dibalik Lagu WILLy Babeh Iwan Fals

Lagu ini memang sering saya putar akhir-akhir ini, bertahun-tahun mendengar lagu ini baru kali ini saya mencermati liriknya. Sempat bertanya-tanya siapa willy yang dimaksud dalam lagu ini. Apa hubungannya dengan, anjing liar, kuda binal dan mata elang??
Setelah coba nanya di beberapa forum terjawab sudah rasa penasaranku.
Willy adalah nama panggilan untuk penyair terkenal Indonesia Willibrordus Surendra Broto Rendra yang lebih kita kenal dengan WS. Rendra. Dalam lagu ini Iwan Fals seperti kehilangan figur seorang Rendra. Ia bertanya dimanakah gerangan dirinya yang dulu, dimana lantang suaranya.
Pada masa itu, Rendra sedang mengasingkan diri entah dimana sebab dikabarkan dia mendapat ancaman dari pemerintah untuk menghentikan membuat karya puisi yang menyindir pemerintah saat itu. Rendra adalah sahabat Iwan Fals, wajar bila Iwan merasa kehilangan seorang yang sejalan pemikiran dengannya walau lewat media yang berbeda.
Sebenarnya W.S. Rendra sendiri bergelar Burung Merak namun Iwan Fals…

Ikat Pinggang Tali Sepatu ( Shoelace Belt )

Selamat malam berroo.. Bay nde wei seumpama sampean lihat orang atau anak muda pakai ikat pinggang tali sepatu, apa yang anda pikirkan??
Mungkin banyak orang mengira mereka itu orang nggak jelas atau sempel mingkin. Jangan salah..
Mereka yang melakukan hal ini adalah kelompok skateboarder, alasan mereka melakukannya adalah bukan karena fashion, melainkan lebih sesuatu yang fungsional dan alasan yang rasional serta fungsi fashion.
Termasuk saya juga, bukan karena ingin dibilang anak skate atau hardcore Family. Saya pribadi penggila Iwan Fals dan Slank jadi sering menghadiri konser-konser mereka di luar kota. Pengalaman saya setiap memasuki area konser selalu dilakukan pemeriksaan, tak jarang ikat pinggang pun disita sementara. Nah dari pengalaman ini saya tidak sengaja lihat foto teman-teman di facebook menggunakan tali sepatu sebagai ikat pinggang. Saya coba browsing ternyata subkultural ini memang sudah lama ada.
Mereka menggunakan tali sepatu sebagai ikat pinggang lebih karena fakt…