Skip to main content

Sejarah Singkat Anarkisme

Hampir selalu buku tentang anarkis mengejar urutan kronologis, mulai redup dan jauh masa lalu dan menyoroti apa yang biasanya disebut "pohon keluarga." Kemudian bergerak ke membahas "Great Men" anarkisme, dimulai dengan William Godwin, sebelum pindah untuk Proudhon, Stirner, dan sebagainya.

Ini, bagaimanapun, adalah salah. Anarkisme tidak berkembang dengan cara ini.Ada unsur kebenaran dalam pendekatan ini, sejauh banyak orang yang berbeda dan gerakan telah menyatakan ide-ide anarkis dan telah dipanggil anarkis oleh musuh-musuh mereka (terutama baik dalam bahasa Inggris dan Perancis Revolutions). Namun, pemikir dan gerakan tidak menciptakan anarkisme atau gerakan anarkis.

Fakta adalah bahwa "anarkis" pertama kali digunakan dalam arti positif oleh Proudhon pada tahun 1840 karyanya Apa Properti? Dan anarkisme dikembangkan setelah ini sebagai teori sosial-ekonomi bernama dan gerakan.Modern ( revolusioner ) anarkisme dikembangkan di Working Association Pria International di akhir 1860-an dan awal 1870-an. Mengingat ini, saya akan menyuguhkan rekening kronologis anarkisme dan akan mulai dengan Proudhon.Hal ini penting karena orang-orang seperti William Godwin dan Max Stirner tidak berdampak terhadap perkembangan anarkisme karena keduanya ditemukan kembali pada 1890-an.

Saya akan fokus pembicaraan di sekitar orang-orang dan organisasi tertentu.Namun, saya harus menekankan bahwa ini bukan pahlawan ibadah - anarkisme tidak Proudhonisme, Bakuninisme, whoeverism. Namun, orang-orang ini merupakan sumber yang berguna ide dan mencerminkan diskusi yang lebih luas dan gerakan dan dari sudut pandang presentasi pandang, berguna.

Tak perlu dikatakan, anarkisme tidak dilahirkan sempurna dan lengkap pada tahun 1840. Hal ini telah berkembang, berkembang dan berubah berdasarkan perubahan kondisi objektif, kejadian terkini dan perkembangan baru. Itu akan menjadi jelas saat pembicaraan ini berlangsung.

Selengkapnya :
http://anarchism.pageabode.com/anarcho/brief-history-anarchism

Comments

Popular posts from this blog

Punakawan ( Semar, Gareng, Bagong, Petruk )

Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. ya....merekalah Semar, Gareng Petruk, Bagong.
Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.
Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

Semar ( Sang Bapak )

Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. …

Cerita Dibalik Lagu WILLy Babeh Iwan Fals

Lagu ini memang sering saya putar akhir-akhir ini, bertahun-tahun mendengar lagu ini baru kali ini saya mencermati liriknya. Sempat bertanya-tanya siapa willy yang dimaksud dalam lagu ini. Apa hubungannya dengan, anjing liar, kuda binal dan mata elang??
Setelah coba nanya di beberapa forum terjawab sudah rasa penasaranku.
Willy adalah nama panggilan untuk penyair terkenal Indonesia Willibrordus Surendra Broto Rendra yang lebih kita kenal dengan WS. Rendra. Dalam lagu ini Iwan Fals seperti kehilangan figur seorang Rendra. Ia bertanya dimanakah gerangan dirinya yang dulu, dimana lantang suaranya.
Pada masa itu, Rendra sedang mengasingkan diri entah dimana sebab dikabarkan dia mendapat ancaman dari pemerintah untuk menghentikan membuat karya puisi yang menyindir pemerintah saat itu. Rendra adalah sahabat Iwan Fals, wajar bila Iwan merasa kehilangan seorang yang sejalan pemikiran dengannya walau lewat media yang berbeda.
Sebenarnya W.S. Rendra sendiri bergelar Burung Merak namun Iwan Fals…

Ikat Pinggang Tali Sepatu ( Shoelace Belt )

Selamat malam berroo.. Bay nde wei seumpama sampean lihat orang atau anak muda pakai ikat pinggang tali sepatu, apa yang anda pikirkan??
Mungkin banyak orang mengira mereka itu orang nggak jelas atau sempel mingkin. Jangan salah..
Mereka yang melakukan hal ini adalah kelompok skateboarder, alasan mereka melakukannya adalah bukan karena fashion, melainkan lebih sesuatu yang fungsional dan alasan yang rasional serta fungsi fashion.
Termasuk saya juga, bukan karena ingin dibilang anak skate atau hardcore Family. Saya pribadi penggila Iwan Fals dan Slank jadi sering menghadiri konser-konser mereka di luar kota. Pengalaman saya setiap memasuki area konser selalu dilakukan pemeriksaan, tak jarang ikat pinggang pun disita sementara. Nah dari pengalaman ini saya tidak sengaja lihat foto teman-teman di facebook menggunakan tali sepatu sebagai ikat pinggang. Saya coba browsing ternyata subkultural ini memang sudah lama ada.
Mereka menggunakan tali sepatu sebagai ikat pinggang lebih karena fakt…