Skip to main content

Welcome Adek-Adek Maba Emeesshh

Mata melek jam 9 pagi, sisa mimpi tanding dengan Boy di kejuaraan MMA semalem masih belum habis. Seluruh tubuh rasanya remuk redam.
Nyari hp dibawah bantal berharap ada ucapan selamat pagi dari neng reva. Belum sampe buka lockscreen nongol tuh deretan Hari sama tanggal. Hadduuhh buukk..
Seketika teringat hari ini waktunya masuk kuliah setelah setengah abad libur puasa dan KKN. Abaikan hp, lari kekamar mandi, cuci muka, sikat gigi, ambil tas langsung ngacir ke kampus tercinta.
Tadinya kepikiran buat langsung ngapelin mak ran di kantin, tapi sesuatu hal membuat saya tercengang di parkiran. Gilee beneerr.. parkiran penuh sesak sama motor-motor gaul dedek-dedek maba. WELCOME DEDEK EMEEESHH!!!

Dek maba yang menggoda, selamat datang di dunia baru kalian. Dunia perkuliahan yang maha kejam ini. Saya hanya ingin memberitahukan, dunia kuliah tak seperti yang kalian lihat di FTV-FTV itu loh, yang kerjaannya cuman kongkow sama cinta-cintaan. Apalagi sampai menjadi tempat ajang pamer gaya hitz dengan alis badai dan gincu merah merona yang katanya pertanda perempuan kuat. Perempuan kuat sesungguhnya bukan seperti itu dek, bukan!
Perempuan kuat itu seperti Mak Ran penjaga kantin kampus kita tercinta. Dan satu lagi di kampus ini tidak ada Boy, Haikal, sama Mondy Anak Jalanan loh..

Yang paling penting untuk diperhatikan adalah niat utama kalian. Ingat ya dedek-dedek yang keren, ganteng, cantik nan aduhai.. kalian datang kesini untuk menuntut ilmu, disini bukan ajang pamer motor gaul, bukan juga Catwalk untuk fashion show.
Bahwasanya hakikat pendidikan adalah untuk mengenali realitas diri manusia....tapi apa kalian mengerti bagaimana realitas pendidikan di Negeri kita?
Pendidikan kita justru menjadikan kita robot-robot dengan mekanisme on/off sebagai dasar kerjanya. Pendidikan kita justru menjadikan kita semakin terasing dengan kemanusiaan kita sendiri.  Bersungguh-sungguhlah kalian dalam menuntut ilmu, karena sesungguhnya bisa menimba ilmu di Perguruan Tinggi  adalah kesempatan yang mahal harganya. Maka janganlah kalian sia-siakan kesempatan ini.

Oh yaa.. adek-adek maba sudah pada tau kan di kampus mana pun, hampir semuanya mempunyai banyak Unit Kegiatan Mahasiswa  (UKM), Himpunan Mahasiswa, BEM, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan lain sebagainya. Itu semua adalah wadah tempat mengasah kreativitas sesuai dengan minat dan bakat. Kalian harus mampu bergerak cepat dan tepat dalam menentukan wadah kreativtas yang kalian inginkan. Tentunya berdasarkan passion, desire, hasrat serta hati nurani kalian. Bukan hanya sekedar ikut-ikutan belaka. Sadarilah jika kita hanya ikut-ikutan (bukan dari hati) bisa dibilang kita adalah manusia tak berpendirian yang terombang-ambing tuntutan arus yang tak ada habisnya.

Dek maba yang masih polos dan unyu-unyu jangan hanya aktif dengan kegiatan didalam kelas, jadilah mahasiswa yang mampu aktif didalam dan luar ruang kelas. Jangan ragu untuk masuk dunia aktivis yang biasanya lebih banyak agenda diluar ruang kelas. Karena bagi anda yang hanya belajar di dalam kelas saja akan menjadi kelompok mahasiswa yang merugi. Ketahuilah bahwa di ujung kuliah nanti anda hanya akan membawa selembar kertas bertuliskan nilai dan ijazah. Kehidupan masa depan tidak bisa hanya dibangun dengan selembar ijazah namun lebih dari itu. Ilmu-ilmu lain seperti kepemimpinan, komunikasi, kedisiplinan, kemampuan memecahkan masalah itulah yang akan membawa anda ke gerbang masa depan yang lebih hebat.
Maka jadilah pemimpin. Jadilah anak muda yang kata-katanya didengar.

Sekali lagi selamat datang mahasiswa baru di dunia perkuliahan. Rahim kampus kalian saat ini merindukan kelahiran penerus bangsa. Siapa lagi kalau bukan kalian dan kita semua. Sungguh masih sangat panjang jalan ini dan tak gampang. Aku cuman bisa berpesan, tetaplah rendah hati sebab itu lah kunci ilmu yang kau ingini.

Comments

Popular posts from this blog

Punakawan ( Semar, Gareng, Bagong, Petruk )

Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. ya....merekalah Semar, Gareng Petruk, Bagong.
Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.
Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

Semar ( Sang Bapak )

Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. …

Tuhan Terlalu Cepat Semua ...* 10 - 02 - 2010

Tuhan terlalu cepat Kau panggil dia, seorang yang selalu ada untuk q, seorang yang gag pernah membuat q bersedih, seorang sahabat yang dewasa dan selalu bisa mengerti keadaan q.
rasanya baru kemarin aq bercanda denganmu kawan, baru beberapa hari yang lalu rasanya aq dengar suaramu, tapi semua itu gag kan lagi q temui di dunia ini.
kawan, kini kau telah tiada lagi di dunia ini, aq rindu tawa mu kawan, aq rindu nasihatmu.

Semoga kau mendapat tempat terindah disisi-Nya.
hanya mengingat kenangan indah bersamamu yang mampu q lakukan, bersama tetesan air mata yang gag pernah terlewatkan saat aq mengenang masa masa bersamamu.
selamat jalan sobat q, semoga damai hidup keduamu disana,,,

Kawanku, ingin rasanya kutaburi bunga di tempat peristirahatanmu
Tapi apalah daya kawan, jarak inilah yang membuat anganku itu tertunda..
dan hanya doa yang bisa kupanjatkan pada-Nya….

Kawanku, kini saatnya aku bertanya pada Tuhanku,
Kenapa orang baik sepertimu begitu cepat meniggalkan keramaian hidup?
Apakah …

Cerita Dibalik Lagu WILLy Babeh Iwan Fals

Lagu ini memang sering saya putar akhir-akhir ini, bertahun-tahun mendengar lagu ini baru kali ini saya mencermati liriknya. Sempat bertanya-tanya siapa willy yang dimaksud dalam lagu ini. Apa hubungannya dengan, anjing liar, kuda binal dan mata elang??
Setelah coba nanya di beberapa forum terjawab sudah rasa penasaranku.
Willy adalah nama panggilan untuk penyair terkenal Indonesia Willibrordus Surendra Broto Rendra yang lebih kita kenal dengan WS. Rendra. Dalam lagu ini Iwan Fals seperti kehilangan figur seorang Rendra. Ia bertanya dimanakah gerangan dirinya yang dulu, dimana lantang suaranya.
Pada masa itu, Rendra sedang mengasingkan diri entah dimana sebab dikabarkan dia mendapat ancaman dari pemerintah untuk menghentikan membuat karya puisi yang menyindir pemerintah saat itu. Rendra adalah sahabat Iwan Fals, wajar bila Iwan merasa kehilangan seorang yang sejalan pemikiran dengannya walau lewat media yang berbeda.
Sebenarnya W.S. Rendra sendiri bergelar Burung Merak namun Iwan Fals…