Skip to main content

Aku Ijasah SMA Dan Jamur Tiram

Menjadi pengusaha muda, dulu tak pernah sedikitpun terpikir olehku. Dengan bermodal ijasah SMA aku memilih cari kerja sana-sini daripada membuka usaha sendiri. Mungkin sudah ratusan lembar surat lamaran kerja yang sudah ku kirim. Tapi tak satu pun ada panggilan interview. Sekalinya ada panggilan untuk ikut tes akhirnya gugur juga. Terkadang dalam keputus asa-an ku terlintas keinginan untuk membuka sebuah usaha kecil-kecilan. Tapi rasa takut gagal dan ragu  selalu saja mengalahkan semua keinginanku untuk membuka suatu usaha. Ditambah lagi tak tahu harus mencari modal kemana. Saya yakin banyak orang-orang di luar sana yang berpikiran sama. Apalagi bagi pemuda seumuran saya, mungkin lebih banyak lagi yang ditakutkan, bukan hanya takut akan sebuah kegagalan.
Tapi juga takut nggak ada cewek yang mau sama kita karena pekerjaan kita, atau mungkin malu kalau saja saja cewek yang kita taksir mengetahui pekerjaan kita hanya sebagai pedagang kaki lima misalnya.
Tak bisa dipungkiri rasa semacam itu akan terus saja datang ketika niat kita hanya setengah-setengah. Karena memulai segala sesuatu memang harus berawal dari niat. Semakin kuat niat kita semakin mudah pula mengalahkan rasa takut, malu dan kawan-kawannya.
Tak mudah memang untuk mengalahkan berbagai macam ketakutan dalam diri kita, terlebih jika kita menyadari keterbatasan dalam diri kita. Saya sendiri membutuhkan tak sedikit waktu hanya untuk meyakinkan diri dan menghalau segala macam ketakutan tersebut. Meminta saran dan pendapat orang tua, sahabat dan orang terdekat menjadi langkah awal pengukuhan niatku.
Tetapi kunci utama tetap ada pada diri kita yang nantinya akan memegang kendali dari semua langkah yang kita upayakan.

Singkat cerita, saya memilih untuk budidaya jamur tiram. Di fase ini perasaan ragu dan takut itu datang lagi. Bagaimana cara merawat jamut tiram? Kalau gagal panen gimana? Apakah orang-orang disini mau mengkonsumsi jamur tiram? Pertanyaan semacam itu kembali menghantui.
Perlu diketahui dan tanpa sedikitpun berniat menggurui. Perasaan semacam ini adalah penghambat terbesar dalam memulai suatu usaha. Segera buang jauh-jauh perasaan takut dan ragu tersebut. Kita hanya perlu positive thinking. Disamping itu harus bisa belajar dari orang-orang yang lebih dulu terjun dalam bisnis tersebut. Jangan takut untuk bertanya dan terus mencari tahu.

Dengan modal seadanya saya beranikan diri untuk memulai usaha. 500 baglog sebagai langkah awal memasuki dunia bisnis. Pada baglog-baglog ini mimipi saya tergantung. Awalnya saya berpikir akan dengan mudah bisa menapaki jejak langkah mereka yang lebih dulu memasuk i dunia jamur tiram. Panen pertama saya bisa dikatakan gagal. Baglog diserang hama ulat, Jamur tak bisa berkembang. Disini saya menyadari bahwasanya masih banyak hal yang perlu dipelajari, karena budidaya jamur bukan hanya sekedar menjaga suhu dan panen. Ternyata ada hama dan lain-lain yang perlu saya perhatikan. Dua bulan pertama saya benar-benar hampir putus asa. Modal belum balik, si tiram sudah enggan berbuah.
Rasanya mau meledak ini kepala, akhirnya saya putuskan pergi kerumah Pak Sastro yang juga seorang petani jamur tiram. Kepada beliau saya menceritakan semua masalah tentang jamur tiram. Banyak ilmu yang saya dapat dari beliau, bukan hanya ilmu tentang budidaya jamur tiram, tetapi juga ilmu-ilmu kehidupan.

Beliau hanya tersenyum ketika saya bercerita kalau saya hampir putus asa dan tidak tahu akan melanjutkan bisnis saya atau tidak. Ternyata dulu Pak Sastro juga mengalami hal yang sama seperti saya. Bahkan lebih parah dari yang saya alami.

"Menjadi wirausaha itu tak mudah mas, tidak ada yang instan untuk memulai sebuah usaha, semua butuh proses. Inilah mengapa Tuhan disebut maha adil. Pada 2 bulan pertama modal awal sampean belum kembali padahal seharusnya sampean sudah bisa meraup untung dan beli baglog lagi. Baglog jamur tiram itu usia maksimal 4 bulan mas, jadi masih ada 2 bulan lagi untuk mengembalikan modal. Hanya perlu perawatan lebih ekstra saja"

"Coba sampean bayangkan ya mas.. Seandainya pada 2 bulan pertama panen anda melimpah, apa sampean sudah mampu memasarkan semuanya? Apa konsumen anda sudah sebanyak itu? Ini alasanya kenapa saya menyebut ini keadilan Tuhan. Saya yakin anda akan tetap meraup untung meski tak sebanyak yang sampean bayangkan. Kunci utama menjadi orang sukses itu adalah telaten dan sabar mas, jangan mudah putus asa. Sampean berani masuk dunia wirausaha itu sudah poin plus, sampean bisa lihat pemuda-pemuda usia sampean, masih banyak yang menganggur dan menghamburkan waktu mereka hanya untuk nongkrong."

"Gini ya mas, kalau menurut saya kalau kita membuka suatu usaha itu ibarat kita merawat anak, kita sayangi usaha kita seperti kita nenyayangi  anak kita. Kalau saja dalam waktu empat bulan anda memilih meninggalkan usaha anda, sama saja anda meninggalkan begitu saja anak yang baru berumur empat bulan. Apa anda tega?"

Saya hanya bisa diam dan menggelengkan kepala.

"Naah.. maka dari itu, anda sudah mendapat nilai plus telah mengambil keputusan untuk budidaya jamur tiram, berarti anda harus meneruskan langkah anda. Besarkan usaha anda dan ingat usaha kita itu ibarat anak kita. Jadi antarkan dia sampai dia mampu sukses"

Sebuah motivasi yang luar biasa saya dapatkan hari itu. Dan ternyata memang benar prediksi Pak Sastro. Dari 500 baglog pertama saya hanya mendapat untung yang tak seberapa. Yang terpenting masih ada modal untuk membeli baglog dan tetap menetuskan usaha budidaya jamur tiram.
Segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil. Hanya perlu bersabar dan telaten karena semua butuh proses.

#ralalib2bmarketplace #sumpahpemuda

Comments

Popular posts from this blog

Punakawan ( Semar, Gareng, Bagong, Petruk )

Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. ya....merekalah Semar, Gareng Petruk, Bagong.
Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.
Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

Semar ( Sang Bapak )

Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. …

Tuhan Terlalu Cepat Semua ...* 10 - 02 - 2010

Tuhan terlalu cepat Kau panggil dia, seorang yang selalu ada untuk q, seorang yang gag pernah membuat q bersedih, seorang sahabat yang dewasa dan selalu bisa mengerti keadaan q.
rasanya baru kemarin aq bercanda denganmu kawan, baru beberapa hari yang lalu rasanya aq dengar suaramu, tapi semua itu gag kan lagi q temui di dunia ini.
kawan, kini kau telah tiada lagi di dunia ini, aq rindu tawa mu kawan, aq rindu nasihatmu.

Semoga kau mendapat tempat terindah disisi-Nya.
hanya mengingat kenangan indah bersamamu yang mampu q lakukan, bersama tetesan air mata yang gag pernah terlewatkan saat aq mengenang masa masa bersamamu.
selamat jalan sobat q, semoga damai hidup keduamu disana,,,

Kawanku, ingin rasanya kutaburi bunga di tempat peristirahatanmu
Tapi apalah daya kawan, jarak inilah yang membuat anganku itu tertunda..
dan hanya doa yang bisa kupanjatkan pada-Nya….

Kawanku, kini saatnya aku bertanya pada Tuhanku,
Kenapa orang baik sepertimu begitu cepat meniggalkan keramaian hidup?
Apakah …

Cerita Dibalik Lagu WILLy Babeh Iwan Fals

Lagu ini memang sering saya putar akhir-akhir ini, bertahun-tahun mendengar lagu ini baru kali ini saya mencermati liriknya. Sempat bertanya-tanya siapa willy yang dimaksud dalam lagu ini. Apa hubungannya dengan, anjing liar, kuda binal dan mata elang??
Setelah coba nanya di beberapa forum terjawab sudah rasa penasaranku.
Willy adalah nama panggilan untuk penyair terkenal Indonesia Willibrordus Surendra Broto Rendra yang lebih kita kenal dengan WS. Rendra. Dalam lagu ini Iwan Fals seperti kehilangan figur seorang Rendra. Ia bertanya dimanakah gerangan dirinya yang dulu, dimana lantang suaranya.
Pada masa itu, Rendra sedang mengasingkan diri entah dimana sebab dikabarkan dia mendapat ancaman dari pemerintah untuk menghentikan membuat karya puisi yang menyindir pemerintah saat itu. Rendra adalah sahabat Iwan Fals, wajar bila Iwan merasa kehilangan seorang yang sejalan pemikiran dengannya walau lewat media yang berbeda.
Sebenarnya W.S. Rendra sendiri bergelar Burung Merak namun Iwan Fals…