Skip to main content

Malam Merindu

23:54 malam ini aku belum mampu beranjak dari tempat ini, dinginnya udara malam seakan menjadi candu. Berdiam disela hiruk pikuk kota ini memang tak pernah membuatku bosan. Sesekali ku pandangi muka-muka kosong pejalan kaki dan pengguna motor diantara semrawutnya jalanan kota malam ini.

Kemana mereka akan pergi?
Apa yang mereka lakukan selarut ini?

Ada yang masih terbangun untuk menangkan pikiran. Mungkin karena tugas kuliah, lilitan hutang atau masalah lain dalam episode hidup mereka.

Ada yang masih bangun untuk pulang. Pulang ke rumah mereka, pulang kepada keluarga mereka, atau pulang ke sepasang lengan seseorang yang mereka cintai.

Ada yang masih terbangun untuk mencari kesenangan. Datang kesebuah tempat berlampu remang dengan barisan botol minuman didepannya bersama alunan musik yang memekakkan telinga.

Ada yang masih bangun untuk bekerja. Entah karena deadline sudah satu jam lagi, bertemu dengan klien,  mengumpulkan sampah, ataupun memainkan gitar disepanjang barisan pedagang kaki lima, demi sesuap nasi untuk hari esok.

Sedangkan aku masih terbangun karena merindu. Mencoba mengais  puing masa lalu. Mengumpulkan sisa-sisa kenangan kita disetiap sudut kota ini. Dan pada akhirnya ku temukan bayang mata indahmu diantara silau lampu kota malam ini. Sepasang mata yang dingin, diam, membisu. Tetapi, aku bisa merasakan kehangatan dibaliknya.

Aku terperangah dan seakan tertawan dalam sebuah dimensi semu masa lalu. Hingga akhirnya lamunanku pecah karena sebuah suara.
"Ngapunten mas mpun wayahe kukutan"
Ku lirik jam pada smartphone ku, ternyata jarum jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Ku angkat cangkir dan segera tamatkan tegukan terakhirku.
"Haaassuuu ternyata tersisa ampasnya saja!!!"

Yudh
06/01/2017

Comments

Popular posts from this blog

Punakawan ( Semar, Gareng, Bagong, Petruk )

Punakawan adalah karakter yang unik dan khas dalam pewayangan Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya memuat bermacam-macam peran seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritis sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. ya....merekalah Semar, Gareng Petruk, Bagong.
Karakter Punakawan ini memang tidak ada dalam versi asli mitologi Hindu epik Mahabarata dari India. Punakawan adalah modifikasi atas sistem penyebaran ajaran-ajaran Islam oleh Sunan Kalijogo dalam sejarah penyebarannya di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Walaupun sebenarnya pendapat ini pun masih diperdebatkan oleh banyak pihak.
Jika melihat ke biografi karakter-karakter Punakawan, mereka asalnya adalah orang-orang yang menjalani metamorfosis (perubahan karakter yang berangsur-angsur) hingga menjadi sosok yang sederhana namun memiliki kedalaman ilmu yang luar biasa.

Semar ( Sang Bapak )

Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. Sem…

Tuhan Terlalu Cepat Semua ...* 10 - 02 - 2010

Tuhan terlalu cepat Kau panggil dia, seorang yang selalu ada untuk q, seorang yang gag pernah membuat q bersedih, seorang sahabat yang dewasa dan selalu bisa mengerti keadaan q.
rasanya baru kemarin aq bercanda denganmu kawan, baru beberapa hari yang lalu rasanya aq dengar suaramu, tapi semua itu gag kan lagi q temui di dunia ini.
kawan, kini kau telah tiada lagi di dunia ini, aq rindu tawa mu kawan, aq rindu nasihatmu.

Semoga kau mendapat tempat terindah disisi-Nya.
hanya mengingat kenangan indah bersamamu yang mampu q lakukan, bersama tetesan air mata yang gag pernah terlewatkan saat aq mengenang masa masa bersamamu.
selamat jalan sobat q, semoga damai hidup keduamu disana,,,

Kawanku, ingin rasanya kutaburi bunga di tempat peristirahatanmu
Tapi apalah daya kawan, jarak inilah yang membuat anganku itu tertunda..
dan hanya doa yang bisa kupanjatkan pada-Nya….

Kawanku, kini saatnya aku bertanya pada Tuhanku,
Kenapa orang baik sepertimu begitu cepat meniggalkan keramaian hidup?
Apakah …

Cerita Dibalik Lagu WILLy Babeh Iwan Fals

Lagu ini memang sering saya putar akhir-akhir ini, bertahun-tahun mendengar lagu ini baru kali ini saya mencermati liriknya. Sempat bertanya-tanya siapa willy yang dimaksud dalam lagu ini. Apa hubungannya dengan, anjing liar, kuda binal dan mata elang??
Setelah coba nanya di beberapa forum terjawab sudah rasa penasaranku.
Willy adalah nama panggilan untuk penyair terkenal Indonesia Willibrordus Surendra Broto Rendra yang lebih kita kenal dengan WS. Rendra. Dalam lagu ini Iwan Fals seperti kehilangan figur seorang Rendra. Ia bertanya dimanakah gerangan dirinya yang dulu, dimana lantang suaranya.
Pada masa itu, Rendra sedang mengasingkan diri entah dimana sebab dikabarkan dia mendapat ancaman dari pemerintah untuk menghentikan membuat karya puisi yang menyindir pemerintah saat itu. Rendra adalah sahabat Iwan Fals, wajar bila Iwan merasa kehilangan seorang yang sejalan pemikiran dengannya walau lewat media yang berbeda.
Sebenarnya W.S. Rendra sendiri bergelar Burung Merak namun Iwan Fals…