Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2017

Peta Gerakan, PIL kada dan Laju Sejarah

Post ini bicara dalam makna sempit soal peta gerakan dan laju sejarah juga hanya refleksi singkat soal PIL kada dan tak lebih dari sekedar opini pribadi.
karna refleksi dan opini, kesimpulan seperti apa? saya serahkan ke masing yg baca (kalau dibaca).
meskipun opini saya akan berusaha mencoba untuk tidak subyektif alias untuk tetap obyektif meskipun kadar obyektifnya tidak dilevel sesuai tulisan ilmiah.Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia itu tau betul peta gerakan.
pemerintah tau mana yg 'mengancam' keamanan nasional mana yg hanya gertak sambal dengan jargon-jargon dan semboyan yg nampaknya saja 'revolusioner' tapi sejatinya jika dipandang dari garis politik kemudian diturunkan ke strategi dan taktik justru tak ada pengaruh yg kalau boleh dikatakan signifikan. signifikan untuk apa? signifikan untuk meruntuhkan 'kediktaktoran' kelas dari rezim yg sedang berkuasa.karna dalam makna sempit maka dalam post ini saya tidak akan mencantumkan sumber referens…

Pemilu : Ajang Bersatu atau Beradu?

Saya yakin, kawan-kawan disini masih ingat ketika bangsa ini terpecah menjadi 2 golongan di tahun 2014 lalu, tepatnya di perhelatan Pemilu Presiden. Perpecahan itupun masih terasa bahkan hingga lebih dari setahun diselenggarakannya pemilu tersebut yang bisa kita "saksikan" di media massa.Hari ini, kembali kita rasakan pemilihan umum daerah serentak di 101 daerah di Indonesia. Salah satunya di DKI Jakarta. Banyak yang merasa Pemilukada di DKI Ini seperti Pemilu Presiden. Disamping itu, 3 tokoh politik yang sangat kuat, sedang berdiri tegak dibalik 3 calon gubernur DKI Jakarta ini. 2 diantaranya mungkin akan kembali terjun dalam pilpres 2019 mendatang. Kegaduhan politik yang terjadi saat ini, dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya di pulau jawa. Dan ini cenderung memecah masyarakat (kembali) menjadi 3 golongan. Pada hakikatnya, tujuan dari diselenggarakannya pemilu adalah untuk menilai, memahami, dan memilih satu dari beberapa calon pemimpin yang dinilai layak untuk memi…

Konflik Agraria Dan Pentingnya Organisasi Tani

=================================Oleh : Ahmad Mahmud*
______________________________________________
* Penulis pengurus AGRA (Aliansi Gerakan Reforma Agraria) Cabang Wonosobo
Kaum tani hari ini terjerat matarantai sistem setengah feodal (Monopoli tanah) yang mengepung kaum tani dari berbagai sisi, jeratan dominasi monopoli tanah menempati posisi kunci dari turunan ratusan rantai-rantai yang membelenggu.Jeratan itu bermuara di seluruh pelosok desa, menusuk ditiap dada kaum tani terutama sekali petani sedang bawah, petani miskin dan buruh tani. Jeratan jahanam warisan pertengahan abad lalu ini dipelihara dan dilanggengkan oleh negara, tiap pasal undang-undang semuanya mengabdi kepada tuan tanah. pengadilan, jaksa, militer dan penjara semuanya milik tuan tanah.lihat saja kejadian yang belakangan ini terjadi konfilk Agraria masif terjadi dimana-mana,
di lampung misalnya :
"Sugiyanto, seorang pendeta di Tulang Bawang, Lampung, ditangkap oleh belasan polisi dari Polres Tulang Bawang,…

[Salahkah Merayakan Hari Valentine?]

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Postingan anti-Valentine bertebaran di dunia maya. Di dunia maya Indonesia, hari Valentine sering diartikan (terutama oleh mayoritas muslim) sebagai hari maksiat dan bukan hari kasih sayang. Adapula yang menyatakannya sebagai perayaan kafir makanya dilarang bahkan cerita (yang jelas-jelas dikarang) mengenai seorang pemuka agama Nasrani bernama J.Valentine yang berzina.Jadi, bagaimana sih sejarah sebenarnya tentang hari Valentine? Asal usul hari Valentine yang paling diterima saat ini adalah mengenai seorang pastur bernama Valentinus, ia dipenjara dan dihukum mati oleh Kaisar Claudius II karena menikahkan pasangan kristen secara diam-diam. Ada yang bilang saat itu kekristenan belum diterima, ada juga yang bilang Sang Kaisar merasa bahwa pria yang belum menikah dapat menjadi tentara yang lebih baik. Sejarah secara cukup lengkap bisa dibaca disiniJadi, apakah hari Valentine memang hari maksiat dan hari raya kafir? (cerita mengenai J.Valentine sudah pa…

Terminologi Kafir

Sebenarnya ini bukan penyakit yang baru nyebar pada tubuh Ibu Pertiwi, ini merupakan penyakit kronis yang menggerogoti tubuh indah Ibu Pertiwi. Penyakit tersebut ialah fundamentalis kolot yang dalam kehidupannya lebih mudah mengatakan” kafir” daripada sebuah relatifitas karena tidak semua ahlul kitab itu kafir. Bukan tanpa bukti, mayoritas tersebut mengutip Qur’an bahkan Hadist untuk memuluskan dan mendapatkan legitimasi dari instansi tertentu. Realita sosial ini dapat kita jumpai di media sosial yang saat ini kronisnya mulai menjijikkan. Menyitir artikel Islamidotco tulisan Kholid Syerazy tentang apakah non-muslim itu kafir? Dapat kita jumpai bahwa tidak semua Ahlul Kitab itu kafir, diharapkan kita lebih bijaksana lagi dalam menggunakan idiom kafir. Mengeneralkan non-muslim sebagai kafir yang harus dimusuhi, itu bukan hanya tidak adil dan tidak sejalan dengan Qur’an, tetapi juga merusak prinsip negara-kebangsaan yang tidak mendiskriminasi warga negara berdasarkan suku, agama, ras, da…

KITA DAN STIGMA

Bulan depan (Maret 2017), Bung dan Nona yang mengalami masa kecil indah bersama film-film animasi produksi Disney sudah bisa menyaksikan si alumnus Hogwarts, Emma Watson berperan sebagai Belle dalam film terbarunya Beauty and The Beast versi live action. Original soundtrack untuk film ini pun sudah dirilis dan video klipnya tinggal menunggu waktu saja. Ariana Grande dan John Legend dipilih untuk menyanyikan kembali lagu yang dulu dibawakan oleh Celine Dion dan Peabo Bryson tersebut. Tapi bagi saya yang paling menarik dari film ini bukan soal ketenaran para pemerannya atau lagu pengiring filmnya yang enak didengar. Bagi saya yang menarik adalah cerita dari film ini sendiri. Ya, film ini adalah film tentang stigma.Kadang tanpa kita sadari, kita sering menjepit dan menjerat orang atau kelompok lain dengan kata, label, atau cap. Kemudian kita masukan mereka dalam kotak stigma, yang menurut kita memang cocok untuk mereka. Stigma sendiri pada mulanya adalah istilah yang digunakan oleh bangs…

Keberpihakan Ilmu Sejarah dan Kebohongan Soal Keberimbangan dalam Penulisan Sejarah (Part 3)

==================================
Oleh AlvTetapi ada sisi positif yg dapat kita gali dalam analisa Materialisme Historis, yaitu adanya keberpihakan terhadap kelas-kelas yg tertindas dalam penulisan sejarah. Karya Marx yg berjudul 'Brumaire XVIII Louis Bonaparte' memperlihatkan heroisme rakyat Perancis dalam menentang rezim Bonapartisme. Begitu juga dengan karya Trotsky yg berjudul 'The October Revolution' yg berangkat dari pergerakan massif kelas pekerja dalam merebut kekuasaan pada 1917 di Rusia. Keberpihakan ini jelas meruntuhkan persepsi Rankean dan Weberian yg melihat gerak sejarah ditentukan oleh individu-individu pelopor. Seperti kata Marx yg menyebutkan bahwa sejarawan proletar sifatnya seperti Prometheus yg menjatuhkan kekuasaan dewa-dewi dari langit. Berangkat juga dari pendapat Marx bahwa gerak sejarah bukanlah takdir Tuhan, aktornya adalah manusia, namun manusia tidak bisa lepas dari gerak tersebut. Melihat perspektif-perspektif dari mazhab-mazhab ilmu seja…

Keberpihakan Ilmu Sejarah dan Kebohongan Soal Keberimbangan dalam Penulisan Sejarah (2)

==================================
Oleh AlvSelain wacana sub-altern dan mikrohistori, sejarawan Postmodernisme juga mendekonstruksi narasi besar seperti ekonomi politik. Penulisan sejarah seperti memperlihatkan pengaruhnya yg berasal dari mazhab Frankfurt dan wacana kajian budayanya. Karya Foucault misalnya, History of Sexuality membangun wacana-wacana seksualitas sebagai narasi kecil yang mempengaruhi perkembangan budaya kemanusiaan.Terlepas dari keberpihakannya pada kaum sub-altern, sejarawan Postmodernisme dengan wacana mikrohistori-nya tidak pernah menyentuh basis dasar sebagai sebab terjadinya peristiwa sejarah. Terkadang para sejarawan konvensional pasti menolak konsep Postmodernisme karena tidak total dalam mengungkap suatu peristiwa sejarah. Kritik tersebut juga datang dari para penganut Total History (Mazhab Annales maupun The New History). Ini membuktikan bahwa terdapat kelemahan yang besar dalam analisa Postmodernisme.Harry Prabowo menyatakan bahwa kaum Postmodernisme menun…

Keberpihakan Ilmu Sejarah dan Kebohongan Soal Keberimbangan dalam Penulisan Sejarah (Part 1)

==================================
Oleh : AlvSejarah mencatat bahwa sejarawan tidak pernah dalam posisi netral atau berimbang dalam penulisannya. Kebanyakan dari para filsuf sejarah dan sejarawan menuliskan sejarahnya tidak pernah lepas dari kepentingan kelas yg dibelanya. Hal ini bisa dibuktikan dengan beberapa catatan sejarah yang muncul dari masa ke masa. Misalnya, catatan Perang Gaul dan kemenangan Julius Caesar di dalamnya, catatan tersebut ditulis oleh Julius Caesar sendiri untuk melegitimasikan kekuasaannya dalam Republik Romawi. Begitu juga dengan tampilnya St. Agustine yg menulis Civitate Dei, karyanya tersebut mempunyai fungsi terselubung, yaitu tentang bagaimana sejarah ditulis tidak lepas dari peran-peran hal gaib. Civitate Dei berusaha membuktikan bahwa penulisan sejarah versi gereja mempunyai kebenaran yg absolut karena gereja adalah wakil Tuhan di bumi. Tidak hanya itu, Herodotus - bapaknya para sejarawan - pun demikian dalam menuliskan kisah perang antara Yunani dengan…

Sebuah Catatan Kecil Mengenai Grunge

Grunge sejatinya memang berbicara soal depresi, melankolis, dan kecenderungan akan nihilis yg tinggi. Namun Grunge tidak akan hadir kalau tidak ada penyebab materiilnya. Dalam sejarahnya, Grunge lahir sebagai antithese dari perang dingin yg berkepanjangan, krisis moneter dunia, dan kesenjangan sosial yg menggila. Keadaan-keadaan yg demikian membentuk karakter-karakter pemuda di Seattle yg ekspresif. Mereka merespons semua hal tersebut dengan menciptakan karya-karya rock n' roll yg minus atribut. Para Grungies seringkali melakukan pemberontakan terhadap keadaan melalui karya-karyanya tersebut.Wajar saja jika Grunge pada akhirnya sangat ditakuti oleh para orang tua. Sejatinya para pemuda di masa itu sangat membenci orang tua mereka yg hanya peduli pada kehidupan kapitalistik yg mereka jalani. Pada dasarnya, para pemuda Grungies menjalani kehidupan mereka dengan melawab arus struktural kehidupan yg ada. Itu sebabnya muncul istilah bahwa para Grungies adalah para pelopor praktik Postm…

Sekilas Tentang Pramoedya Ananta Toer

Taukah kalian??

Bila membuka laman mesin pencari Google hari ini, Senin (6/2/2017), Anda akan menemukan ilustrasi seorang pria berambut putih, berkacamata, dan berkaus. Pria itu digambarkan sedang mengetik di mesin tik manual.

Pria itu adalah Pramoedya Ananta Toer yang dilahirkan pada hari ini pada tahun 1925 silam. Ya, Google Doodle hari ini membuat sebuah perayaan ulang tahun ke-92 baginya. Meski, sastrawan ini telah tutup usia akibat komplikasi diabetes serta penyakit jantung pada 31 April 2006 lalu.

Semasa hidupnya, Pram, demikian dia disapa, menulis berbagai novel, cerita, jurnal, dan kronik sejarah. Dia kerap mengkritik pemerintah melalui karya-karyanya, sehingga kerap bersinggungan dengan penguasa di masanya.

Pemerintah Belanda, di masa masih menjajah Indonesia, pernah memenjarakan Pram. Rezim Soekarno pun tak akur dengan Pramoedya Ananta Toer. Begitu pula rezim Soeharto yang menyensor berbagai tulisannya, menudingnya sebagai komunis, hingga memenjarakannya di Pulau Buru se…

Ngudud : Harmonisasi Alam Dan Manusia

"Bagi wong cilik, merokok dapat melupakan sejenak beban hidup yang ada. Bisa jadi hanya dengan rokok murahan, rokok tingwe, atau puntung sekali pun, wong cilik di Jawa dapat terus berdiri dan mandiri tanpa harus merengek kepada negara untuk mengatasi penderitaannya akibat himpitan ekonomi. Dari situ pula, mereka mampu terus bertahan dan membangun sejarah di tanah kelahirannya sendiri" - Iman Budhi S - Suatu pagi, pada sebuah bidang di mulut gang ada sepetak persegi panjang bermuka toko; berwarna-warni ikatan merek iklan dengan dinding penuh coretan. Di situ aku dan diri sedang bersemi, dalam ruang yang akrab disapa warung kopi. sambil menikmati segarnya udara serta melepas sedikit penat karena segala aktivitas dan keruwetan isi kepala. Masuklah aku ke dalam warung kopi itu. Dari begitu banyak manusia yang kulihat, ada seorang yang membuatku terpikat. Seorang pemuda dengan rambut kriting semrawut memegang sebuah buku. Dan tak lama kemudian aku tahu buku itu ialah tulisan Ima…

Pendidikan Hari Ini (Antara Pendidik dan yang Didik)

Malam hari ini saya akan mencoba merefleksikan dan menuangkan sebuah tulisan coretan hasil dari refleksi dan kontemplasi beberapa jam di sebuah kamar usang tempat keseharian membaca buku yang sudah menjadi kebiasaan.Seperti yang tertulis di bagian paling atas, sebuah judul tentang Pendidikan, saya mencoba memberikan sebuah pandangan yang mungkin masih subjektif atas realitas pendidikan hari ini, trkhusus menyoal peran kedudukan pendidik dan peserta didik. Saya coba paparkan secara umum terlebih dahulu mengenai makna pendidikan itu sendiri. Sebagaimana yang saya fahami bahwa pendidikan merupakan usaha penyebaran nilai-nilai kehidupan, sehingga pendidikan harus dapat memberikan kemampuan hidup dan menginterpretasikan dunia. Maka dari itu menurut Russel perlu diciptakan sistem pendidikan yang bebas dari represi.Berangkat dari sebuah pemahaman tersebut, saya yakin dengan usaha demikian, pendidikan akan membantu manusia merealisasikan segala kemampuan yang ada dalam dirinya untuk menjadi p…

ROSA LUXEMBURG DAN ANALISA MENGENAI KERUNTUHAN KAPITALISME

Rosa Luxemburg, nama ini sungguh masyhur seantero dunia. Jika seorang Marxis belum mengetahui sosok Rosa, maka ia perlu berpikir ulang untuk menyatakan dirinya sebagai marxis. Pemikirannya dianggap sangat radikal, bahkan ia tidak segan mengkritik Marx soal reproduksi kapitalisme dan juga menjadi pembela umum revolusioner dari serangan para reformis Eropa yg menelanjangi Marxisme secara dangkal. Teorinya yg paling berpengaruh namun luput dari perhatian kita ialah persoalan mengenai keruntuhan Kapitalisme.Dalam bukunya, reformation or revolution, Rosa banyak mengkritik pandangan para reformis mengenai laju perkembangan Kapitalisme yg menggila. Bernstein sebagai seorang yg menjadi pionir dalam gerakan reformis bahkan menyatakan bahwa kapitalisme memperlambat keruntuhan dirinya dengan proses adaptasi. Adaptasi tersebut termanifestasikan dengan sirnanya krisis-krisis ekonomi global dengan berkembangnya sistem kredit, kerjasama organisasi-organisasi perusahaan (biasanya disebut kartel dan …

SEKILAS TENTANG "THE GRUNGE MOVEMENT

"Masih ingat dengan teriakan serak dari sang maestro "Kurt Donald Cobain" ? "With the lights out ...""Smells like Teen Spirit" mungkin jadi pembuka jalan mainstream dari aliran musik Grunge. Namun, Nirvana bukanlah awal dari sejarah Grunge. Sejarah Grunge sebenarnya bisa ditarik hingga dekade 60an dengan munculnya Crosby, Stills, Nash, & Young yg memainkan distorsi kasar dalam festival musik Woodstock tahun 1969. Neil Young sendiri di nobatkan sebagai "The Godfather of Grunge".Sebenarnya musik Grunge seperti apa ?Grunge mempunyai ciri-ciri turunan dari Heavy Metal, Alternative Rock, dan Punk Rock. Distorsi gitar yg kotor, penuh fuzz & feedback, bass yg mempunyai distorsi kotor, suara vokal yg serak parau, dan lirik yg melankolis. Beberapa lagu Grunge yg lebih slow memiliki suara alunan gitar yg lembut dengan lirik yg penuh dengan rasa kekecewaan, melankolis, dan aspiratif. Kita mengenal 4 band Grunge yg mempunyai ciri-ciri musik yg …

AGAMA DAN SELUBUNG KAUM MODAL

Agama itu alat paling efektif yg digunakan kaum modal untuk mempertentangkan antar sesama masyarakat yg tertindas. Mereka - kaum modal menciptakan kefanatikan yg berlebih dengan dalil naqli dan dalil aqli yg mereka plesetkan. Rasanya lucu melihat kaum suci mengkafirkan orang karena ia mempunyai kuasa melebihi Tuhan. Atau bahkan kefanatikan melarang mereka yg beragama lain untuk beribadah di daerahnya. Faktanya ini sering terjadi!Pandangan kolot terhadap agama dalam selubung cantik tradisionalis feodal membuat mereka percaya bahwa jika mereka berlaku jihad atau membetulkan akhlak domba-domba Tuhan yg tersesat akan menuntun mereka ke surga. Faktanya kaum agamawan adalah orang2 menjual agamanya demi UANG. ia memasang tarif dakwah, membuka bank syari'ah, bahkan kalau perlu PSK berbasis syari'ah seperti nikah mut'ah. Surga hanyalah wacana untuk membuat masyarakat tertindas pasrah menerima nasibnya!Come on, bagaimana ingin meraih surga kalau kalian tidak bisa menciptakannya? Mem…

ISLAM DAN PERJUANGAN ANTIKAPITALISME : WAJAH PUCAT PASI KEAGAMAAN DI TENGAH ARUS PEMIKIRAN MODERN

Rasanya tidak berlebihan kalau saya menyebut Islam sebagai agama dan wacana yg paling progressif dibanding dengan agama dan wacana yg lainnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti :1. Banyaknya intelektualis Islam yg berusaha menempatkan Islam pada tafsir yg tepat sehingga tidak ketinggalan zaman,
2. Banyaknya pengkaji Al Qur'an dan Al Hadits yg membuka kembali pintu ijtihad agar Islam dapat menyesuaikan diri dengan zaman,
3. Politisasi Islam di negara dunia ketiga, dan
4. Banyaknya serangan kaum positivis vulgar terhadap relevansi Islam di masa sekarang.Tidak seperti doktrin gereja abad kegelapan di Eropa yg sekali pukul oleh kaum filsuf yg tercerahkan langsung jatuh hingga terbenam. Munculnya Protestianisme sebagai negasi dari Katholik adalah sebagai penghibur tentang bagaimana doktrin gereja dipermalukan Galileo Galilei. Max Weber sendiri menilai Protestianisme adalah semangat Kapitalisme dalam gerakan keagamaan. Pernyataan Weber bersesuaian dengan kondisi ekonomi poli…

TENTANG PENTINGNYA PERS

Oleh: Alvie Catatan ini dibuat untuk sekedar refleksi atas pentingnya LPM di sebuah kampus. mengingat mahasiswa butuh komunikasi yg transparan untuk menjalin keharmonisan antara komunikator dengan komunikan di lingkungan kampus tersebut. LPM membuka transparasi tersebut dengan kritis sehingga kehidupan kampus dapat berjalan dengan situasi aturan yg ada. Tetapi bukan berarti penulis mengerti betul dunia jurnalistik mengingat dangkalnya pengetahuan penulis tentang dunia komunikasi berbasis massa. Komunikasi - menurut Stanley - adalah penyampaian pesan dari sumber komunikasi ke penerima. Definisi singkat tersebut menyiratkan makna bahwa komunikasi adalah suatu media penting dalam kehidupan manusia mengingat kodratnya sebagai makhluk sosial yg memerlukan interaksi untuk keberlangsungan hidupnya. Komunikasi yg terjalin tidak hanya terjadi antar individu, melainkan juga melalui massa. Sang komunikator massa juga tidak hanya agitator, orator, ataupun pidatois, tetapi juga diisi oleh media yg…

Makna dan Kata Bersama Histori Manusia

Kita tidak hanya pandai merangkai kata sehingga bisa menghipnotis massa. Kita bahkan sanggup menghancurkan maknanya sehingga kita tertawa. Yang merangkai kan menangis karena karyanya di olok dan yang menghancurkan pura-pura bersiul seolah-olah tak tahu apa yg terjadi. Sedangkan kata, hanya diam saja dilecehkan oleh kritikus yang menciptakannya dalam tiap lembaran tanpa bertanggung jawab. Makna menangis karena dirinya tak lagi dimengerti kasihnya oleh karya. Realisme melecehkan Surealisme dan Rasionalitas mendobrak esensi kalam.Sepanjang mereka berpetualang, kata diciptakan manusia sejak ratusan ribu tahun yang lalu. Ketika tangan manusia terbebaskan - seperti kata Montaigne - kata pun diciptakan untuk mengadakan Tuhan. Tuhan lalu meng'ada' tuk menakuti tiap langkah manusia yang menciptakannya. Makna yg terangkum dalam lauhil mahfudz lalu turun untuk menenangkan kepanikan. Kabarnya ia dibawa oleh Jibril ke gua Hira di pinggiran Mekkah. Kabarnya ia jatuh pula diatas bukit Tursin…

Islam Politik: Bolehkah Agama Berpolitik?

Sejak runtuhnya kekhilafahan Utsmaniyah, kaum sekuler mengumandangkan kejayaannya. Tetapi beberapa pemikir Islam modern kembali mengumandangkan Islam politik, seperti Jamaluddin El Afghani dan Muhammad Abduh. Keduanya membuat konsep Pan Islamisme yg belakangan menjadi kiblat bagi pergerakan Sarekat Islam. Tak ketinggalan, Hasan Al Banna dan Sayyid Qutbh pun mendirikan Ikhwanul Muslimin di Mesir dan mulai bersaing dengan partai sekuler Mesir. Tetapi rupanya Lenin dan kawan-kawannya di Komintern meyakinkan kita bahwa Pan Islamisme sesungguhnya bentuk Imperialisme agama. Apakah benar demikian? Kebijakan Komintern tersebut - pada akhirnya - membuat pergerakan Sarekat Islam pecah. Hasan Sho'ub, Muhammad Thaha, dan beberapa pemikir Islam lainnya sependapat dengan tesis Komintern tersebut. Menurut mereka sudah seharusnya Islam jauh dari politik.Mengutip pernyataan dalam situs Dakwatunna, Islam adalah agama yg menyeluruh sehingga ia dapat berpolitik jua. Hasan Al Banna juga menyatakan bah…