Skip to main content

Posts

Sebuah Kegoblogan: Refleksi Calon Wisudawan

Recent posts

Bagaimana Menghadapi Kaum Pseudo Science?

Di abad 21 ini dunia sains digemparkan oleh munculnya kaum bumi datar (flat earts), mereka bahkan punya study tersendiri dibawah payung flat-earts-society. Tahun berganti tahun jumlah mereka semakin bertambah ratusan publikasi, ribuan buku dari kaum flat-earts pun dibaca kalau tidak jutaan pengikutnya pastilah ratusan ribu orang. Hal ini mirip teori konspirasi dan cocoklogi sebelumnya, yaitu : 1) Borobudur peninggalan Sulaeman, 2) Majapahit kerajaan islam, 3) Konspirasi wahyudi (baca : yahudi), 4) Anti kristus/Dajjal dsb.Awalnya teori konspirasi borobudur enggan ditanggapi oleh ilmuan sejarah, sebab merujuk pada bukti tes karbon saja, para arkeologis tidaklah sulit untuk menyimpulkan bahwa teori borobudur tinggalan King Sulaeman tak lebih hanya pseudo science semata, karna sifatnya yang pseudo science maka menjadi tidak penting untuk ditanggapi/diluruskan. Sebab karya ilmiah tak bisa dibandingkan dengan karya fiksi, tidak apple-to apple, tidak carry to carry.Demikian pula penilaian da…

Setelah Menjadi Sarjana Ekonomi

Bulan depan aku wisuda. Ini benar. Setelah empat tahun aku kuliah... ah, benarkah hanya empat tahun? Tidak, tidak hanya empat tahun. Tepatnya setelah dua puluh lima tahun, ditambah sembilan bulan waktuku dalam rahim ibu.Ibuukk. Setelah selama ini kau kunyah pahit agar boleh memberikan segala yang nikmat kepadaku. Kau tukar mimpimu untuk upah yang tak seberapa bila dibandingkan dengan nilai mimpimu. Semua itu agar aku bersekolah dan bukan hanya itu. Kau juga mendaftarkanku komputer, les-les lainnya; kau turuti semua kebutuhan, mainan-mainanku, buku-buku itu --semua hal itu. Kau boleh lakukan itu semua dengan menahan keinginanmu makan enak saat jam istirahat bekerja, sehingga kau bawa bekal dari rumah. Kau boleh lakukan itu, ibu, dengan tidak mempedulikan bagaimana ibu-ibu tetangga asik bersantai di rumah meski aku yakin kau sangat menginginkan ketenangan yang demikian.Ibu. Dua puluh lima tahun umurku sekarang. Dua puluh lima tahun kau dan suamimu memberikan segala sesuatunya kepadaku. …

Sajak Bagi Wanita Perkasa, Terkhusus Untuk Bunda

Ini untuk mereka yang terlihat lemah gemulai, bagai singa betina sedang berjalan lunglai di sela hutan hujan tropis kering dihantam kemarau yang tak kunjung usai. Kalian yang duduk manis di rumah mematuhi perintah suami yang pergi berjuang ke medan perang mencari lembar-lembar uang demi mengisi semua perut orang yang menanti dirinya pulang.Kalian para wanita yang tak pernah lelah dengan segala urusan pekerjaan rumah, memasak, mencuci, dan menjaga si buah hati itu bukanlah hal yang patut diremehkan. Di kala suami pulang kalian beri sambutan hangat tanpa mengeluh pada peluh yang juga ikut kalian curahkan dan malah membasuh luka para pria yang kelelahan di terjang badai atau mungkin sebab berkelahi dengan terik mentari. Mendengarkan cerita keluh kesah para priamu jadi pelengkap hari ini penamban bobot beban di hati.Kesabaran dan doa yang kalian panjatkan menjadi tameng-tameng pelindung seumpama baju baja dan perisai besi buat para suami untuk menantang pagi. Padahal kadang dengan sadar m…

Komersialisasi Pendidikan: Indonesia Lupa dengan Cita-cita didirikanya

Mendekati momen 1 mei sebagai hari buruh Internasional (mayday) dan diikuti tanggal 2 mei sebagai hari Pendidikan Nasional, Keadaan Republik Indonesia memprihatinkan. Keadilan dan Pendidikan hanya milik orang kaya. kebijakan pemerintah semakin jauh dari cita cita bangsa Indonesia yaitu “Mencerdaskan Kehidupan bangsa” dan “menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.Pendidikan jelas adalah tulang punggung maju dan berkembangnya sebuah bangsa. Hanya dengan pendidikan yang baik, bangsa Indonesia dapat mencapai kemakmuran. Namun jika melihat keadaan sekarang, Pendidikan masih sangat terbatas. Masih sangat banyak rakyat Indonesia yang kurang mampu dan tidak bisa bersekolah hingga kuliah, apalagi di daerah. Pendidikan masih hanyalah milik orang kaya yang berkecukupan. Biaya kuliah yang terus melonjak memupuskan harapan rakyat kecil untuk mengakses pendidikan tinggi. Komersialisasi pendidikan menjadi penghambat dan musuh bersama Mahasiswa dan rakyat Indonesia. Keadaan seperti …

Boromania, Lumpia PERSIBO Dan Sebuah Tradisi ''Kampungan'' yang Harus Dihilangkan

Hari ini merupakan hari yang bersejarah buat para penggemar bola di Kota tercinta Bojonegoro. Setelah beberapa tahun vakum kini PERSIBO bangkit kembali. Meskipun harus memulai dari kasta terendah Liga Indonesia namun semangat official club maupun para penggemarnya tak menciut, kebangkitan PERSIBO bagaikan oase di tengah pada pasir bagi BOROMANIA.
Pada uji coba pertama hari ini terlihat sekali antusias para Boromania dari segala penjuru kota tercinta. Layaknya perayaan hari raya setelah berpuasa selama beberapa tahun.
Ada banyak hal menarik yang saya perhatikan pada pertandingan persahabatan antara PERSIBO VS PERSEMA hari ini. Jujur saja saya tidak begitu memperhatikan jalannya pertandingan hari ini, perhatian saya terfokus pada ribuan Boromania diatas tribun. Rasanya ada rindu mendalam yang terobati ketika menyaksikan itu semua. Rindu akan atmosfer stadion yang penuh riuh kawan-kawan Boromania, loncat-loncat bareng, menyanyikan yel-yel bareng, tapi ada satu hal lain yang lebih saya …

Apakah akhirat itu ada?

Bagi kaum spiritual tentu mengimani keberadaan akhirat sebaliknya bagi kaum non-spiritual mereka mengimani ketidakberadaan akhirat.
Kaum seperitual kecenderungannya dogmatis, mengimani perkara yang belum terbukti diranah sains.
Kaum non-sepiritual kecenderungannya empiris, mengimani perkara yang hanya setelah terbukti diranah sains.Tenyata keduanya sama-sama punya kecenderungan metode berfikir yang berat sebelah yang satu dogmatis yang satu empiris. Padahal belum tentu bahwa kaum spiritual selalu dogmatis, banyak juga kaum spiritual yang rasional dengan tetap berpijak kepada sains. Adalah hak setiap orang untuk mengimani laku kehidupannya baik yang menempuh jalan spiritual maupun non-spiritual.Beberapa waktu lampau saya bertemu dengan teman lama. Dia terlahir pada sebuah keluarga yang bisa dikatakan khusyu'. Seorang aktivis muda, dia juga merupakan salah seorang cendekiawan kaum Intelektual muda NU, saat ini dia sedang menempuh study di Turki.
Karena lama tak jumpa kami ngobrol b…