Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2013

Sumpah Pemuda #2013

Terkadang didalam satu kelas, satu komunitas, satu wadah, satu grup, satu kelompok saja masih ada pembedaan antara pinter goblok kaya miskin keren jelek dan sebagainya.
Jadi buat apa kita bicara tentang persatuan kalo yang SATU JUA TAPI DIBEDAKAN-BEDAKAN.
Bagaimana dengan Sumpah Pemuda ?
Masih ingatkah anda dengan peristiwa itu ?
Apa yang harusnya kita lakukan untuk memperingati peristiwa tersebut ?

Berkacalah !!!

Apakah selama ini kita sudah bersatu ?
Marilah kita bersama-sama wujudkan sumpah pemuda, jangan ada lagi ada perbedaan.

Ingatlah !!!

Pada tanah yang sama Kita berdiri.
Pada air yang sama Kita berjanji.
Karena darah yang sama Jangan bertengkar.
Karena tulang yang sama Usah berpencar.

INDONESIA

Mulailah untuk saling menyayangi saling mencintai dan saling menghormati.
Kita semua sama.

Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Tanah Air

INDONESIA

Makna kata "GAK APIK"

Sebelumnya saya minta maaf kepada dulur-dulur blogger mungkin banyak yang tidak paham dengan judul postingan yg saya angkat ini. Karena mungkin kata-kata ini hanya sering dituturkan oleh mbah-mbah kita, khususnya daerah Bojonegoro dan sekitarnya.
Pernahkah anda mendengar mbah atau orang tua anda melarang anda melakukan sesuatu ?
Pasti pernah kan ?
Tentunya anda pengen tau apa alasan mereka melarang kita ?
Tapi apa yang ada lakukan atau yang terbesit dibenak anda saat mereka melarang kita hanya dengan alasan "GAG APIK" atau dalam bahasa Indonesia berarti "TIDAK BAIK"

Misalnya :

"Ojo mangan nak ngarep lawang le !!! Gak apik" (Jangan makan di depan pintu nak !!! Gag baik)
"Surup-surup ojo nak njobo disek !!! Gag apik" (Maghrib-maghrib jangan keluar rumah dulu !! Gag baik)

Tentunya anda mau nurut, karena memang itu adalah wejangan orang tua kita, bahkan itu sudah ada sejak zaman dahulu, sebelum Negara tercinta Indonesia ini merdeka.
Saya yakin kal…

Jurnal Padang Bulan

Teringat masa kecilku dulu, dimana belum banyak bangunan, belum ada teknologi secanggih jaman sekarang.

Pas padang bulan koyok nginik- gelar kloso nak ngarep omah..

Ngerti maksudnya ?

Hehehehe

Maklum seperti itulah bahasa sehari-hari saya, sebagai masyarakat Bojonegoro Jawa Timur.

Dulu saat bulan purnama seperti saat sekarang ini selalu tiduran didepan rumah bersama keluarga. Tapi setelah aku dewasa kenapa gag ada lagi kebiasaan itu ?

Apa karena kesibukan ?

Atau karena pengaruh teknologi ?

Yaa inilah dunia zaman sekarang, penuh kesibukan.

Bahkan di Kota kecil seperti ini, sudah jarang sekali ditemui kebersamaan saat bulan purnama tiba.

TEKNOLOGI mungkin itu pengaruh utama, orang tuaku sekarang lebih dimanjakan dengan adanya televisi.

Pada kalangan pemuda malah lebih banyak lagi sarana hiburan praktis, Playstation misalnya, selain itu juga dengan adanya gadget-gadget baru seperti Hp berbasisAndroid, Blackberry, dsb.

Memang banyak sekali perubahan yang disebabkan oleh beberapa hal ter…

Salak Wedi

Salak mendengar nama buah ini mungkin sobat-sobat sekalian langsung berpikir betapa segarnya buah ini. meski terlihat seram dengan warna kulit dan duri yang mengjiasi buah maupun pohon dari buah ini tapi dijamin merem melek kalau menikmati buah yang satu ini.
SALAK WEDI salah satunya, meski tak begitu terkenal luas di seluruh Negeri tercinta Indonesia ini saya rasa buat penduduk atau orang yang pernah tinggal di Bojonegoro dan sekitarnya gak bakal asing dengan nama ini.

kenapa terkenal dengan nama salak wedi ?
yaa karena buah ini banyak tumbuh di Desa wedi dan sekitarnya, seperti Kalianyar, Tanjungharjo, Tapelan.
Salak wedi ini merupakan salah satu ikon kota bojonegoro meski mungkin tidak terkenal seperti salak pondoh dari daerah Jawa Tengah tapi kalau masalah rasa gak kalah manis, tambah lagi ada rasa renyah dan asemnya. rame deehh rasanya..
nyuuuuuzzz bgt !!! kalau kata temen-temen ku.
Salak merupakan hasil bumi yang banyak membantu ekonomi masyarakat Desa Wedi dan sekitarnya setelah P…