Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2014

Kritik Sosial Iwan Fals @Konser Suara Untuk Negeri Cimahi Bandung

Selain membacakan sebuah Puisi dan sebuah renungan untuk kita, Bang Iwan juga melontarkan beberapa kalimat kritik buat Pemerintah atau lebih umumnya untuk keadaan Nusantara saat ini.

Dunia ini memamng aneh
Gedung-gedung dibangun semakin tinggi tapi harga diri semakin rendah
Jalanan tambah lebar, tapi pemikiran semakin sempit
Sudah keliling dunia tetapi enggan menyapa tetangga
Dunia memang ironis
Tenaga ahli bertambah semakin banyak, tapi masalah bukan semakin berkurang
Obat-obatan semakin beragam, begitu pula dengan penyakitnya
Manusia kadang tak habis pikir, punya rumah yang megah tapi jarang ditinggali
Senang mendekatkan yang jauh, tapi justru menjauhkan yang dekat
Negeri ini Teu pararuguh (Nggak Jelas) , katnya pembela kebenaran, eeehh.. malah merampok uang rakyat
Katanya penegak hukum, laaahh... kog sekarang yang dihukum
Negri ini memang aneh, kaya
Kaya anehnya !!!

Yaa seperti itulah kurang lebihnya, bukan IWAN FALS namanya kalau tanpa kritikan.
Salam damai kawan OI dan Fals mania
DKSH

Kisah Renungan Untuk IBU Dari Iwan Fals @Konser Suara Untuk Negeri Cimahi Bandung

Sebelum mengalunkan tembang yang berjudul Ibu, Iwan Fals dengan suara khas nya membacakan sebuah kisah renungan untuk ibu, dalam kisah ini banyak sekali makna yang bisa kita ambil, meski singkat tapi cukup memberikan arti lebih untuk kita.

Alkisah, disuatu masa seorang ibu dan anaknya yang masih kecil, untuk hidup sehari-hari sang ibu membanting tulang dengan menganyam tikar, hasilnya tak banyak, tapi cukuplah untuk makan daripada sekedar mengemis.
Tahun demi tahun berlalu, sang putra pun tumbuuh menjadi pria dewasa, ada hari-hari dimana makanan yang tersedia hanya cukup untuk sang putra, ada masa-masa sang ibu harus tak tidur demi uang yang tak seberapa, ketika anaknya bertanya, sang ibu selalu berkata, "Ujang sudah merasa kenyang ? saya walau hanya melihat kamu kenyang dan saya sudah merasa bahagia walau hanya melihat senyum kecilmu".
Sayang, ia menyia-nyiakan nasehat ibunya, perangainya menjadi buruk, sering kali pulang dalam keadaan mabuk dan terluka, namun sang ibu selalu…

Sebait Puisi Pembuka Konser Suara Untuk Negri Cimahi Bandung

Konser Iwan Fals yang bertajuk Konser Suara Untuk Negri yang diselenggarakan di  Cimahi Bandung bersama Jamrud dan Gigi memang banyak melahirkan inspirasi dan juga semangat buat saya pribadi yang memang mengidolakan Bang Iwan sejak kelas 4 SD. Ada yang menarik di Konser kali ini, Bang Iwan membuka konser dengan sebait puisi yang entah siapa yang menciptakan, saya sendiri kurang tau, yang pasti suara khas Iwan Fals membuat suasana semakin hening.Pada alam yang indah
Pada langit yang mempesona
Kau tunjukkan wajah-Mu
Dengan begitu Kau ajarkan keindahan
Dan rasa syukurKemarin Kau luapkan air bah
Kau muntahkan perut bumi
Kau sebarkan debu
Sesungguhnya Kau tengah mengajarkan cinta
Agar ada rasa kasih walau tak saling kenal
Dan kini untuk alasan yang sama kita bersama
Bersatu atas nama cintaKalimat demi kalimat dalam puisi tersebut sangat menginspirasi, mengajarkan kita untuk tetap bersyukur disela cobaan dan kesedihan yang kita hadapi.
Mengajarkan kita untuk berpikir positif, dan yakin dibalik semua…

Untukmu Jiwa Labil Yang Selalu Menyalahkan Keadaan

Untuk panjenengan yg tak pernah mau tau rencana Tuhan, sadari dan percayalah setelah kegalauan dan kesedihan yg anda rasakan saat ini akan datang masa dimana anda akan tetap berbahagia bersama orang-orang terdekat anda.
Tak seharusnya sampean menyalahkan keadaan, apalagi sampai menyalahkan Tuhan.
Ingatlah semua yg telah anda lewati dari anda kecil, apakah semua berjalan mulus ?
Saya yakin tidak !!!
Anda hanya perlu bersabar dan berusaha terbiasa dengan posisi anda saat ini. Tak ada gunanya selalu menyalahkan keadaan, Ingatlah !!!
Allah selalu bersama orang-orang yang sabar

Celoteh Dini Hari

Terkadang, hingga detik ini aku masih melihat bayangnya disela-sela rintihan air mataku. Seorang Bocah yang duduk manis sambil membawa Gitar dan melantunkan lagu-lagunya, siapa dia ?
Tetapi terkadang bayangan itu lebih mirip seorang bocah dengan pakaian pramuka lengkap dengan hasduk dan kabaret cokelatnya.
Aku tak mengerti mengapa bayangan itu datang hanya saat aku menangis ?
Mungkinkah itu nyata ?
Atau mungkin hanya fatamorgana ?
Entahlah, tak pernah bisa ku terjemahkan bayangan itu. Kalau pun itu nyata adanya pasti dia adalah pribadi yang tangguh, tak kenal lelah serta tak mudah putus asa.
Tetaplah berjuang bocah, jangan pernah menyerah hanya karena keadaan, percayalah kebahagiaan telah menantimu dimasa yang akan datang.