Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2015

Ketika Nyawa Tak Semahal Harga Tambang [RIP SALIM KANCIL]

September 2015, Dan [Lagi] di bulan September tragedi seperti kado untuk kepedihan, di jelang lima puluh tahun, saat Luka lama belum pulih Segitu beringasnya kah manusia??  Lebih buas dari hewan liar, tanpa nurani. Dan pedih ini tak terkatakan !!!  Asap mengotori langit kami, Darah membanjir tanpa henti, Lumpur menenggelamkan, Kekejian berserakan, Hati tumpul, Manusia bak iblis, Iblis bak malaikat, Malaikat tak berdaya  Indonesia bagaikan neraka.
Kemana perginya keadilan? Mungkin sudah terkubur bersama jasad saudara kita SALIM KANCIL. Bahwasanya mungkin beliau telah dilenyapkan, tetapi kebenaran tak akan bisa dilenyapkan dan kebenaran akan selalu hidup.. Akan muncul puluhan, ratusan, ribuan bahkan jutaan SALIM KANCIL di Indonesia.
Mereka yang dianggap menghalangi ambisi dihilangkan secara paksa. Nyawa tak semahal harga tambang yang dapat menyilaukan mata, dibunuh demi kemulusan kepentingan golongan mereka sekaligus 'shock terapi' bagi mereka yang menolaknya.
.(Mungkin) banyak dari …

Sedekah Bumi Wujud Syukur Para Petani

Masyarakat jawa memang terkenal dengan beragam jenis tradisi dan budaya yang bermacam-macam. Karena begitu beragamnya hingga sangat sulit untuk menyebut dan menjelaskan secara rinci satu per satu jumlah tradisi tersebut. Di Bojonegoro yang sebagian besar penduduknya bermata pencarian sebagai petani terdapat salah satu tradisi yang sampai sekarang masih menjadi rutinitas setiap tahunnya. Sebut saja "SEDEKAH BUMI" atau lebih umum disebut "MANGANAN" oleh sebagian besar warga Bojonegoro. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh petani, karena mereka menggantungkan hidup dari hasil bumi atau alam. Manganan merupakan tradisi turun temurun dari orang-orang terdahulu karena adanya cerita baik tertulis maupun lisan dari generasi ke generasi. Inilah cara orang-orang terdahulu kita mensyukuri nikmat dari Yang Maha Esa.

Di tanah kelahiranku, Dusun Tandingoro Desa Tanjungharjo sedekah bumi atau manganan merupakan tradisi wajib setiap tahunnya, ritual ini merupakan wujud syukur para …

Memori Hitam

Malam terkadang masih terlihat kelam, sekelam masa lalu yang dulu terlewati tanpa kesadaran. Sekelebat terdengar suara hati, berteriak ingin kembali, kembali mengulang semua malam yang ceria, penuh kiasan canda tawa namun hampa nyatanya.Tapi kini akal sehat sanggup mengendalikan ambisi, menggempur nafsu syaiton yang hanya merusak pikiran dan badan ini. Piknik di kerasnya aspal jalanan, menjadikan siang sebagai malam, malam sebagai siang, merasakan jahanamnya dunia malam serta bertemu orang-orang baru yang seram nan jalang, membuat jiwaku semakin kuat tak tergoyahkan.Terima kasih Tuhan atas terjalnya masalalu yang Kau berikan di awal, karena mungkin bila aku merasakannya sekarang, mungkin aku hanya akan menjadi makhluk tak berguna yang berpredikat berpendidikan tapi kosong otak dan pemikiran. Mengecewakan orangtua dan membohongi demi membeli barang nista yang tak ada ujungnya.Terimakasih pula untuk masa lalu yang mengasyikan tapi sebenarnya membodohkan.. banyak pelajaran dari kalian. …